Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Cara Budidaya Jamur Merang dan Prospek Bisnisnya



Saat mendengar jamur, apa yang tebayang di benak anda?

Jamur kulit? Jamur beracun? Atau jamur konsumsi?

Kali ini kita membahas tentang budidaya jamur yang layak konsumsi yaitu jamur merang dan tentu saja prosepek bisnisnya juga.

Jamur merang memiliki nama ilmiah Volvariella volvacea. Jamur ini secara alami umumnya tumbuh di jerami.

Jamur dapat tumbuh subur di pedesaan karena memiliki udara yang lembab.

Jamur merang biasanya dijadikan hidangan yang nikmat untuk santapan ataupun sebagai pelengkap hidangan.

Selain memiliki rasa yang enak, jamur merang memiliki kandungan mineral yang tinggi bahkan melebihi daging sapi dan kambing loh. Selain itu, juga memiliki segudang manfaat lainnya yang berguna untuk kesehatan tubuh.

Dengan banyaknya permintaan jamur merang, menjadi peluang usaha tersendiri yang sangat menguntungkan mengingat tidak banyak yang melirik bisnis ini.

Cara Budidaya Jamur Merang

Jamur merang dapat dibudidayakan dengan sangat mudah sekali tanpa merogoh kantong cukup dalam.

Sama seperti menggeluti bisnis lainnya, dalam bisnis budidaya jamur merang memerlukan pengetahuan, ketekunan, dan kesabaran yang tinggi.

Dengan murah dan mudahnya budidaya jamur merang ini, memungkinkan anda untuk memulainya dalam skala rumahan. Hanya dengan menggunakan tempat dan peralatan seadanya, anda dapat membudidayakan jamur merang ini.

Berikut prosedur budidaya jamur:

1. Carilah bibit jamur yang unggul.

Untuk mendapatkan bibit jamur yang unggul, anda harus memperhatikan cara berikut ini;

1.) Pilihlah hanya bibit yang termasuk kategori F3, artinya bibit dalam kondisi baik dan unggul. BER (jumllah masa jamur dibagi media tanam jamur), antara 30 sampai 35%.

2.) Perhatikan miseliumnya, pilih yang tidak terlalu padat sehingga dapat merata ke seluruh bagian pada media tanam.

3.) Pastikan bibit yang anda pilih tidak dalam kondisi kadaluarsa

4.) Pastikan suplier yang menyediakan jamur dapat dipercaya sehingga anda dapat memastikan kualitas bibit jamur.

Setelah mendapatkan kualitas bibit jamur merang yang berkualitas baik, selanjutnya adalah memelihara bibit jamur hingga bibit tersebut tumbuh. Yang harus diperhatikan adalah;

1.) Suhu dan udara harus dalam kondisi lembab dimana jamur umumnya tumbuh. Anda dapat menggunakan alat pengukur untuk memastikannya jika perlu.

2.) Bibit jamur jangan sampai terkena mikroorganisme yang mungkin sekali dapat merusak kualitas bibit jamur nantinya.

3.) Untuk memastikan tidak ada mikroorganisme yang masuk, kondisikan lingkungan dalam keadaan yang steril.

Saat mulai menebar benih, berikut cara yang dapat anda lakukan;

Sentukan media tanam yang hendak digunakan. Jamur merang umumnya dapat menggunakan beragam jenis seperti jerami, kardus, ampas sagu, limbah kelapa sawit, gergaji kayu, dan lain sebagainya.

Namun umumnya media yang digunakan oleh para pembudidaya adalah campuran jerami dan kapas dengan komposisi 50:50, kemudian bekatul, urea, kapur tani secukupnya.

Setelah anda menyediakan media tanam, waktunya anda menyemainya.

Potonglah jerami yang anda gunakan sebagai media tanam dengan panjang sekitar 10-15 cm setelah itu campurkan dalam air selama semalam.

Siapkan media tanam dan letakan jerami yang telah ditiriskan pada media tanam yang berukuran 2x2x2 m kemudian diamkan selama 4-6 hari.

Anda harus senantiasa membolak balik media tanam ini dan menambahkan 11% dedak, 1,2% kapur pertanian dan 2% superpostat.

Hal yang selanjutnya harus anda lakukan adalah melakukan sterilisasi.

Sterilisasi dilakukan dengan cara meletakan media tanam dalam kubung jamur. Pastikan media tanam memiliki antara 15-20 cm. Setelah anda menutupnya dengan rapat, anda dapat memberinya uap panas hingga 4 jam.

Setelah sterilisasi dilakukan, bibit jamur sudah siap untuk ditebar.

Sebanyak antara 10 hingga 14  botol 220 cc dapat anda sebar pada media tanam.

Anda harus menjaga kondisi lingungan tetap lembab, dengan kelebaban sekitar 65% dengan suhu 33 derajat celsius dan tambahkan juga lampu pijar 60 watt.

Antara 8-12 hari jamur tiram sudah dapat dipanen.

Strategi Pemasaran Bisnis Jamur Merang
Bagi kebanyakan petani pemula, masalah pemasaran adalah tantangan terberat selanjutnya yang harus dihadapi.

Bagi bisnis budidaya merang, pemasaran yang sederhana dapat dilakukan dengan munjualnya kepada pengecer di pasar tradisional.

Harga yang ditawarkan sekitar Rp. 16.000,- hingga Rp. 18.000,- tergantung tempat dan kualitas jamur merang.

Jika anda dapat mengungguli pemasok yang lain, anda bisa menguasai jaringan distribusi jamur merang di daerah anda terlebih jika daerah anda tidak ada tempat budidaya jamur merang.

Namun memasarkan produk di pasar tradisional umumnya cukup berdarah-darah karena para suplier akan bersaing harga alih-alih kualitas.

Sebagai solusinya, anda dapat memasarkan di supermarket dengan harga yang jauh lebih tinggi. Namun untuk memasarkan produk di supermarket bukanlah perkara yang mudah.

Ada banyak suplier lain juga yang turut bersaing agar mereka dapat mengambil hati pihak supermarket. Jika anda ingin bersaing dengan mereka, ada hal yang dapat anda lakukan agar jauh lebih berpeluang masuk ke pasar supermarket, diantaranya;

1. Lengkapi persyaratan yang diberikan supermarket
jika anda datang ke supermarket untuk meletakan dagangan anda disana, itu bukanlah perkara mudah sebagaimana anda menitipkan dagangan di warung.

Hal yang dilakukan supermarket adala mengetahui segala hal tentang anda, usaha anda dan produk anda.

Anda akan diberikan forumulir untuk diisi. Isilah dengan jujur karena akan menjadi pertimbangan bagi pihak supermarket.

Untuk mingkatkan probabilitas diterimanya produk anda di minmarket, anda perlu melakukan hal selanjutnya.

2. Memiliki legalitas dan izin
Izin usaha, badan usaha seperti CV atau PT, lebel halal MUI, nomor hak merek dagang yang terdaftar dan lain-lain.

3. Memiliki packing yang bagus
Selain packing yang bagus, jika memasuki pasar supermarket, anda harus menyediakan cup air agar jamur selalu dalam kondisi segar.

4. Memiliki keunggulan bersaing yang jelas
Anda harus benar-benar memiliki keunggulan bersaing yang jelas melebihi kompetitor anda agar supermarket memiliki alasan yang kuat memilih produk anda.

5. Memiliki stok yang cukup
Ini adalah salah satu perimbangan utama supermarket. Supermarket tidak mau kerjasama dengan suplier yang telat menyediakan atau memiliki stok yang tidak dapat diandalkan.

Selain dari penjualan jamur, ternyata anda juga dapat memperoleh uang dari model bisnis lain seperti membuka pelatihan budidaya jamur merang atau membangun wisata budidaya jamur yang profesional di tempat anda.

Anda juga dapat memulai koperasi jamur merang di daerah anda untuk membantu masyarakat sekitar untuk membantu mengembangkan ekonomi mereka. Sehingga tidak hanya anda seorang yang memperoleh manfaat dari bisnis ini, namun orang sekampung dapat merasakan dampak yang anda berikan.

Ini adalah bisnis yang mudah dialankan dan dipasarkan. Setelah anda mengetahui segala hal tentang bisnis jamur merang, sudah siap untuk memulainya?

Post a Comment for "Cara Budidaya Jamur Merang dan Prospek Bisnisnya"