Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Dana Darurat Pengusaha Vs Investasi: Bagaimana Alokasinya?


Dana Darurat Pengusaha Vs Investasi: Bagaimana Alokasinya?



Apabila Anda sudah menjadi pemilik perusahaan yang cukup besar, sangat penting memikirkan dana darurat pengusaha .

Bukan hanya biaya operasional saja yang dapat mempengaruhi perkembangan perusahaan, tapi juga dana yang harus disiapkan untuk keperluan mendadak.

Semua orang pasti ingin usahanya tetap berjalan lancar, sayangnya menjalankan bisnis tidak bisa benar-benar mulus.

Ada kalanya Anda sebagai pemilik usaha mengalami kendala, baik kecil maupun besar intinya Anda harus menyelesaikannya dengan baik. Biasanya masalah yang terjadi di perusahaan berskala besar tidak lepas dari persoalan dana.

Itulah alasan mengapa setiap perusahaan butuh dana darurat untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Apa Itu Dana Darurat dan Investasi untuk Para Pengusaha?

Ketika seseorang ingin menjadi pengusaha besar, tentu harus memperhatikan semua hal yang dibutuhkan dari hal terkecil hingga hal besar. Sebelum membuka usaha, pertanyaan tentang dana darurat banyak bermunculan.

Apa Sih Dana Darurat Pengusaha Itu?

Dana darurat adalah dana yang seringkali dilupakan karena dirasa tidak begitu penting pada saat itu. Tapi, tidak ada yang tahu bagaimana kondisi kedepannya, sehingga kemungkinan besar dana yang sebenarnya dialokasikan untuk belanja harus digunakan untuk menyelesaikan kendala pada proses operasional.


Dana Darurat Pengusaha Vs Investasi: Bagaimana Alokasinya?

Bagaimana dengan Investasi Bagi Pengusaha?

Sedangkan investasi adalah sebuah istilah yang digunakan untuk penanaman modal yang tujuannya memperoleh keuntungan di masa yang akan datang.

Investasi tidak hanya menguntungkan secara pribadi saja, melainkan juga bisa menyenangkan orang lain dan orang tersebut merasa terbantu. Membicarakan tentang investasi, terdapat beberapa hal yang bisa dibahas.

Apa saja jenis investasi yang perlu diketahui oleh semua orang yang memiliki usaha, terutama usaha menengah ke atas?

Investasi Jangka Pendek

Penanaman modal dengan periode yang singkat sekitar 3 sampai 12 bulan saja termasuk pada investasi jangka pendek.

Pengusaha yang menggunakan kategori ini memiliki tujuan untuk menyimpan dana sementara waktu sambil menunggu peluang investasi lain yang lebih menguntungkan.

Investasi Jangka Panjang

Kalau investasi jangka panjang, membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk bisa mendapatkan return. Meskipun jangka waktunya yang cukup lama, tapi banyak perusahaan memilih jenis investasi ini karena dirasa lebih menghasilkan return yang optimal.

Nah, dari kedua jenis investasi yang sudah dijelaskan di atas Anda bisa mengetahui mana investasi yang berisiko besar dengan keuntungan yang besar dan investasi dengan risiko kecil tapi keuntungan yang didapatkan juga kecil. Anda bisa mempertimbangkan keduanya sebelum memutuskan untuk melakukan investasi.

Ketahui Perbedaan Investasi dan Dana Darurat 

Sebelum Anda menarik kesimpulan mengenai betapa penting dana darurat pengusaha, alangkah baiknya jika Anda mengetahui perbedaan berikut :

Dana Darurat Pengusaha Vs Investasi: Bagaimana Alokasinya?


Dari perbedaan ini, bisa dilihat bahwa sebenarnya keduanya sama-sama membawa keuntungan untuk perusahaan. Jadi, tidak ada salahnya jika Anda menyisihkan uang perusahaan baik untuk dana darurat maupun investasi.

Kapan Waktu Butuh Dana Darurat oleh Pengusaha

Perusahaan yang butuh dana darurat adalah sebuah perusahaan yang sedang mengalami kendala pada proses operasional.

 Supaya Anda bisa mendapatkan informasi yang lebih jelas, berikut kondisi yang memungkinkan Anda harus menggunakan dana darurat.

1. Kondisi Lingkungan yang Tidak Memungkinkan

Tidak akan ada masalah jika keadaan lingkungan bisa berjalan normal seperti biasanya. Tapi, jika dilihat realitanya manusia tidak bisa lepas dari yang namanya musibah atau bencana. Ketika di lingkungan perusahaan terjadi sebuah musibah, kemungkinan besar Anda tidak bisa membiarkan usaha beroperasional seperti biasa.

Tapi, meskipun sedang tidak beroperasi beberapa kewajiban harus tetap terpenuhi. Pada saat seperti inilah dana darurat pengusaha benar-benar dibutuhkan.

2. Menghindari Terjadinya Hutang

Ketika kondisi perusahaan sedang tidak stabil atau bahkan merosot, pasti Anda ingin mencari jalan keluar tanpa hutang. Apabila Anda sudah memiliki dana darurat, sudah dapat dipastikan bahwa Anda akan terjauh dari yang namanya hutang piutang.

3. Penutupan Biaya Perbaikan

Kerusakan atau masalah sudah normal terjadi, tapi yang biasanya menjadi pokok permasalahan adalah adakah biaya untuk melakukan perbaikan?

Hal ini yang biasanya menjadi banyak pertanyaan tentang dana darurat. Jawabannya adalah ada, jika Anda memiliki dana darurat yang memang dibutuhkan pada situasi seperti ini.

4. Menangkap Peluang yang Datang secara Tiba-Tiba

Tidak ada yang tahu kapan rezeki akan datang. Seringkali, secara tiba-tiba Anda mendapat peluang besar apabila ditolak sama saja Anda membuang emas. Tapi, jika diterima tidak memiliki dana yang cukup. Akan berbeda kejadiannya jika Anda memiliki dana darurat, peluang emas tersebut pasti berhasil Anda dapatkan.

Kapan Pengusaha Membutuhkan Investasi ?


Dana Darurat Pengusaha Vs Investasi: Bagaimana Alokasinya?

Investasi adalah kegiatan pemberian modal yang diberikan kepada orang atau perusahaan yang lebih membutuhkan suntikan dana.

Harapannya, bisa mendapat return yang jumlahnya lebih tinggi dan sama-sama menguntungkan. Sebelum Anda mengetahui kapan perusahaan membutuhkan investasi, berikut instrumen investasi yang umum digunakan.

1. Investasi Emas

Tanam saham yang populer selanjutnya adalah investasi emas, dimana para investor akan mendapatkan banyak keuntungan. Tapi tenang saja, kalau untuk resiko masih cukup rendah dan masih terbilang stabil. Bahkan, setiap tahunnya harga emas terus meningkat membuat Anda mendapatkan return dengan jumlah yang jauh lebih besar.

2. Investasi Properti

Investasi selain emas juga bisa menjanjikan Anda keuntungan yang besar. Salah satunya adalah properti yang tampak jelas bentuk fisiknya. Investasi properti bisa berupa lahan, perumahan, bangunan komersil dan bangunan industri. Selain menjalankannya dengan jual beli, Anda juga bisa memilih cara lain yaitu menyewakan. Instrumen investasi satu ini termasuk pada investasi yang menguntungkan bagi pelaku usaha.

3. Investasi Saham

Saham adalah salah satu pilihan investasi di bank yang returnnya didapatkan dari dividen dan pertumbuhan dari nilai saham itu sendiri. Tapi, investor yang mengambil pilihan ini ketika pengusaha tersebut berani mengambil risiko yang besar. Itu pun harus melalui analisa berulang kali agar tidak sampai salah perhitungan dan mengalami kerugian besar. Kalau masalah keamanan, investasi di bank sudah terjamin kepercayaannya.

4. Investasi Reksadana

Investasi selain emas selanjutnya adalah reksadana. Sebuah instrumen investasi yang beberapa investor berkumpul menjadi satu untuk melakukan investasi ke semua instrumen yang ada di pasar modal.

Jika Anda menanyakan mengenai risiko. Disini terdapat risiko yang berbeda-beda menyesuaikan pasar modal mana yang akan Anda ambil. Jadi, bisa dibilang bahwa ini adalah investasi yang menguntungkan.

Dana Darurat Pengusaha Vs Investasi: Bagaimana Alokasinya?

Menyiapkan Dana Darurat atau Investasi Terlebih Dahulu?

Dari contoh investasi yang sudah disebutkan di atas, bisa dijadikan bahan pertimbangan untuk memilih mana yang lebih penting antara dana darurat dengan investasi. Dana darurat yang dikumpulkan untuk kebutuhan tidak terduga serta investasi untuk pengusaha yang dijadikan wadah tambahan keuntungan melalui tanam modal.

Lalu, Mana Yang Lebih Penting? 

Sebenarnya, kedua pilihan ini sama pentingnya dalam perusahaan. Perlu Anda ketahui bahwa investasi merupakan kendaraan untuk Anda supaya bisa mencapai tujuan keuangan dalam perusahaan.

Sedangkan dana darurat memiliki kepentingan sebagai dana dasar atau pondasi agar bisa mengatasi masalah dengan mudah dari awal mendirikan perusahaan hingga usaha Anda berkembang.

Jadi, Anda bisa menyesuaikan dengan kebutuhan mana yang lebih penting untuk didahulukan atau mungkin Anda memutuskan untuk melakukannya secara bersamaan.

Apakah bisa? Sudah pasti bisa dengan membagi masing-masing proporsi dengan perhitungan versi Anda sebagai pemilik usaha yang mengetahui bagaimana kondisi perusahaan.

Mengetahui pentingnya dana darurat pengusaha membuat Anda lebih berhati-hati dalam mengelola perusahaan milik Anda. Perusahaan tanpa adanya dana darurat akan membuat Anda terlalu takut terhadap resiko atas keputusan yang hendak diambil. Walaupun tidak ada pengusaha yang ingin mengalami kerugian apalagi jika sampai bangkrut.

Meskipun dana darurat terbilang penting, Anda tidak boleh mengabaikan soal investasi untuk pengusaha. Jadi, kedua hal tersebut sama pentingnya untuk menjalankan dan mengembangkan sebuah perusahaan.

Post a Comment for "Dana Darurat Pengusaha Vs Investasi: Bagaimana Alokasinya?"