Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Cara Efektif Membangun Motivasi Karyawan





Setelah anda merekrut karyawan, tugas anda selanjutnya adalah memastikan bahwa mereka tetap bertahan. Oleh sebab itu penting untuk memotivasi karyawan.

Mungkin anda berpikir bahwa motivasi terbesar karyawan adalah uang saja, namun menurut penelitian ternyata uang bukanlah faktor utama seseorang memiliki motivasi yang tinggi.

Beberapa faktor yang mempengaruhi motivasi misalnya adalah motivasi teman sebaya (20%) dan selalu diberi semangat dan dihargai (13%).

Berikut ini beberapa tips yang dapat berguna untuk anda untuk meningkatkan motivasi karyawan:


1. Menjadikan kantor menjadi tempat yang menyenangkan


Tidak ada yang betah berada di lingkungan yang membosankan selama beberapa jam. Maka jadikanlah kantor menjadi tempat yang menarik dan menyenangkan. Memiliki ruang yang indah, terang, fungsional dan menyenangkan membuat pekerjaan jauh lebih menyenangkan.

Pastikan kondisi lingkungan yang telah ada terpelihara dengan baik, diperbarui, dan berfungsi dengan baik. Jika ada kerusakan, noda kusam, dan beberapa hal lainnya yang kurang menarik, segeralah mengganti atau memperbaruinya.

Sebagai tempat dimana para karyawan menghabiskan waktu dan umurnya, sudah selayaknya kita memberikan tempat yang nyaman, rapi dan tenang. Ini juga dapat menjadi pemicu motivasi, kreatifitas dan meningkatkan produktivitas perusahaan.

2. Jadilah pemimpin yang penuh hormat, jujur, dan suportif


Beberapa bawahan mungkin sangat mengesalkan karena kesalahan yang mereka buat sehingga anda menjadi marah. Bertindak reaktif sangat mudah, tidak perlu berfikir atas konsekuensi, menyalahkan orang lain atas kesalahannya tanpa mempertimbangkan bahwa mungkin itu ketidaksengajaan.

Salah satu hal yang membuat karyawan tidak betah bekerja adalah sifat atasan yang kurang baik. Jadi, mulailah bersikap proaktif dengan mengubah diri sendiri sebelum mengubah orang lain di perusahaan.

3. Menawarkan imbalan karyawan


Karyawan akan tetap ada di perusahaan anda jika mereka punya alasan dan alasan mereka tentu saja adalah insentif. Jika anda ingin meningkatkan motivasi, anda bisa memberikan insentif dengan program bonus triwulan misalnya.

Salah satu strategi insentif terbaik menurut penulis adalah menerapkan produktifitas terkait dengan penghasilan. Artinya jika seseorang memiliki produktifitas yang tinggi, maka insentifnya akan naik.

Salah satu ruko di daerah kali malang pernah menerapkan strategi ini. Awalnya karyawan mulai tutup toko jam setengah sembilan, padahal menurut tulisan tertera di depan toko dan aturan pemilik usaha, toko seharusnya tutup pukul 21.00 WIB.

Kemudian diterapkanlah produktifitas terkait penghasilan, jadi setiap ada pembeli, ia mendapatkan insentif uang dengan jumlah tertentu.

Setelah kebijakan ini diberlakukan, karyawan masih membuka tokonya hingga pukul 22.00 WIB. Karyawan tidak ingin menutup toko terlalu cepat khawatir masih ada pembeli datang.



4. Beri mereka ruang untuk tumbuh


Terutama jika bisnis Anda berkembang pesat, memberilah kesempatan karyawan Anda ruang untuk tumbuh dalam perusahaan karena pertumbuhan atau aktualisasi diri adalah motivator yang sangat besar.

Dengan kartir yang meningkat di perusahaan, secara psikologis ia merasa dipercaya dan diormati atas apa yang mereka lakukan selama ini. Jadi jangan sia-siakan karyawan terbaik anda, beri ia peluang tumbuh dan berkembang agar mereka menjalani pekerjaannya secara total.

5. Bagikan umpan balik positif


Semua orang senang dipuji dan ini menjadi faktor pendorong terbesar yang menjadikan seseorang semangat untuk bekerja. Kita terlalu sering fokus pada hal negatif pada orang lain sehingga saat seseorang berbuat positif, kita cenderung mengabaikannya karena menganggap itu adalah “hal yang seharusnya”.

Sering seringlah memuji hal positif apapun kepada karyawan anda karena itu akan membuatnya senang. Dengan hati yang senang, seseorang cenderung membuat orang-orang di sekitarnya menjadi senang. Ini menjadi efek domino kedepannya yang mendorong lingkungan sosial yang menyenangkan.

6. Tawarkan jadwal kerja yang fleksibel


Teknologi telah mengubah cara bisnis beroperasi, dan itu juga mengubah cara kita bekerja. Jika karyawan dapat memeriksa email kantor di ponsel mereka atau menyelesaikan proyek di laptop mereka di rumah, tentu ini dapat menjadi peluang perusahaan menerapkan work from home.

Dalam sebuah studi Forbes, 46 persen responden mengatakan bahwa fleksibilitas adalah faktor paling penting saat mencari pekerjaan. Dan 86 persen perusahaan “Perusahaan Terbaik untuk Bekerja” menurut Forbes 2014 menawarkan beberapa jenis jadwal yang fleksibel.

Jadi, apakah itu kerja dari rumah atau waktu fleksibel, tawarkan berbagai opsi penjadwalan jika Anda ingin dipandang sebagai perusahaan yang progresif dan menarik talenta terbaik.



7. Tawarkan makanan di tempat kerja


Tidak ada yang senang bekerja dalam kondisi perut keroncongan, maka sebaiknya jangan biarkan karyawan anda bekerja dalam kondisi kelaparan. Dengan makanan atau cemilan akan menambah fokus karyawan dalam bekerja.

Bahkan, survei oleh Seamless menemukan bahwa 57 persen karyawan mengatakan tunjangan berbasis makanan akan membuat mereka merasa lebih dan dihargai.

Ini cukup masuk akal karena ketika atasan memperhatikan kebutuhan fisik bawahannya, maka ini akan menimbulkan kesan bahwa mereka peduli terhadap Anda sebagai pribadi bukan hanya apa yang dapat Anda lakukan untuk perusahaan.

Dalam survei yang sama, 38 persen mengatakan tunjangan makanan akan membuat mereka lebih cenderung mendukung atasan mereka. jadi tidak hanya camilan yang layak akan membantu Anda mempertahankan karyawan Anda, itu juga dapat membantu Anda menarik karyawan baru yang hebat dan kompeten.

8. Hargai mereka dan ucapkan terimakasih


Salah satu keinginan seorang karyawan adalah pengakuan atas pekerjaan yang dilakukan. Jika seorang karyawan telah menghabiskan banyak waktu mengerjakan sebuah pekerjaan, atau mereka membantu rekan kerja, segeralah memuji mereka.

Ini bukan sekedar tindakan pengakuan, tetapi prinsip: Jika orang merasa bahwa upaya mereka dihargai, mereka akan merasa terdorong untuk terus bekerja keras.

Karyawan yang prestasinya diakui juga telah melaporkan bahwa mereka mengalami tingkat kenikmatan yang lebih tinggi dari pekerjaan yang mereka lakukan.

Jika karyawan melakukan hal yang bahkan mungkin sebetulnya merupakan hal yang seharusnya dilakukan, ucapkanlah terimakasih. Ini terdengar sederhana, namun memiliki manfaat yang sangat baik jika dibiasakan.

9. Tanyakan apa yang mereka inginkan


Daripada menebak apa yang mereka inginkan, cobalah duduk bersama dan cari tahu apa yang mereka inginkan. Jalan tengah apa yang mereka inginkan dan apa yang dapat anda sediakan sebagai atasan mungkin menghasilkan solusi terbaik.

Penutup


Penting untuk diingat bahwa bagaimanapun karyawan adalah manusia yang mungkin berbuat salah, mengalami demotivasi, dan hal yang tidak dapat diprediksi.

Dengan menyadari hal ini, sebagai atasan anda memosisikan karyawan sebagai orang alilh-alih alat produksi perusahaan. Penting sebagai atasan untuk beralih dari sifat manager ke sifat leader.

Fokus manager adalah membuat hasil produksi tinggi dengan biaya yang rendah, membuat perusahaan menjadi efisien, efektif, mendapatkan profit tinggi, produktifitasi tinggi dan keuntungan yang besar.

Leader memimpin orang-orang untuk bersama-sama turut ikut dalam mencapai tujuan bersama, yaitu visi perusahaan yang telah dirancang bersama.

Post a Comment for "Cara Efektif Membangun Motivasi Karyawan"