Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Cara Mudah dan Tepat Memvalidasi Ide Bisnis

Cara Mudah dan Tepat Memvalidasi Ide Bisnis


Jika anda ingin membangun sebuah bisnis, tentunya anda harus mempunyai ide bisnis yang menjadi permasalahan serta kebutuhan pasar.  Banyak orang yang mempunyai ide bisnis namun bingung bagaimana cara merealisasikannya. Atau banyak juga yang langsung merealisasikannya namun ternyata ide bisnis yang dijalankan tidak diterima oleh pasar, untuk itu perlunya anda memulai memvalidasi ide bisnis anda. 

Simaklah tips sederhana yang bisa anda gunakan untuk validasi ide bisnis, jika anda berhasil menerapkan, kemungkinan besar ide bisnis anda akan menjadi akurat.

Memvalidasi Ide Bisnis

Bagi anda seorang pendiri bisnis maupun entrepreneur pasti pernah mempunyai serangkaian ide untuk mendirikan bisnis, mulai dari ide yang sangat gila bahkan ide yang tak masuk akal untuk dijalankan.

Semua ide biasanya hanya menjadi angan angan saja jika anda tak mau mengambil langkah untuk memulai. Untuk itu anda harus memulainya dengan memvalidasi terlebih dahulu ide bisnis anda. Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan validasi ide bisnis?

Validasi ide adalah serangkaian proses pengujian sebelum meluncurkan bisnis, mulai dari nama bisnis, logo, tagline, produk atau layanan, cara memasarkan produk dan lain lain.

Proses ini sebagai betuk penelitian yang digunakan perusahaan untuk menguji suatu produk atau jasa tertentu sebelum dirilis ke masyarakat.

Validasi ide bisnis ini dapat diteliti dengan cara survei, wawancara, riset melalui online dan sebagainya kepada calon pelanggan yang memang berpotensial dan sedang anda bidik. Sehingga dengan cara ini ide bisnis bisa terkonsep dan bisa dijalankan.

Berikut ini langkah memvalidasi ide bisnis :


Menerapkan pada diri sendiri

Biasanya ide bisnis muncul karena keresahan anda terhadap masalah yang anda miliki.  Pada dasarnya anda adalah orang yang pertama yang bisa disebut sebagai pelanggan. Dari sudut pandang pelanggan itu cobalah untuk mempertimbangkan masalah dan bagaimana cara mengatasi permasalahan tersebut.

Misalnya saja, anda membutuhkan bacaan bisnis sebagai referensi bisnis yang sedang anda jalankan, lantas munculah ide untuk membuat website yang berisi konten tentang bisnis.

Namun yang perlu anda ingat, bahwa ketika anda mampu menyelesaikan permasalahan anda,  belum tentu anda mampu menyelesaikan masalah yang dihadapi orang lain.

Karena disini anda tidak hanya melayani satu orang saja. Jadi anda perlunya untuk menemukan ide bisnis yang memang menjadi permasalahan banyak orang, sehingga ide itu bisa anda gunakan untuk memulai sebuah bisnis.

Sering sering membicarakan ide bisnis

Ide bisnis memang merupakan hal yang sangat berharga, namun jika tidak dieksekusi ide tersebut hanyalah sebatas ide. Cobalah untuk membicarakan ide bisnis yang anda miliki dengan banyak orang di sekitar anda.

Katakanlah ide anda dan bagaimana pendapat mereka tentang ide bisnis ini. Opini mereka akan sangat bernilai bagi anda untuk melengkapi ide bisnis. Jangan lupa catat nasehat serta feedback mereka terhadap apa yang anda sampaikan.

Cara tersebut juga bisa anda lakukan dengan bergabung diforum forum yang berhubungan dengan bisnis anda, dengan begitu anda bisa mengambil langkah apakah ide ini layak untuk dijalankan atau memang harus dihentikan.

Memilih peluang yang ingin anda nikmati

25% pendiri bisnis gagal karena mereka tidak mempunyai minat terhadap apa yang sedang mereka lakukan. Biasanya hal ini bisa terjadi karena mereka kehilangan fokus dari tujuan yang ingin dicapai.

Untuk itu anda perlu menginvestasikan waktu untuk menangkap peluang serta produk atau jasa apa yang cocok yang bisa bertahan lama untuk memberikan kesusksesan di masa depan.

Dan tentunya produk atau jasa tersebut merupakan hal yang memang anda nikmati. Lalu bagaimana cara awal untuk memulai, jawablah pertanyaan pertanyaan berikut ini karena merupakan kunci apakah bisnis anda layak atau tidak.

a. Apakah anda mampu membangun bisnis ini selama 5 tahun bahkan 10 tahun kedepan?
b. Apakah produk atau jasa anda mampu membuat anda cepat bosan?
c. Apakah anda mempunyai semangat yang tinggi jika anda mengerjakannya dalam jangka waktu yang panjang?

Jika anda mampu menjawab pertanyaan tersebut, anda bisa melanjutkan pada pertanyaan selanjutnya dengan memberikan argument anda.

a. Sebenarnya apa yang ingin capai selama masa hidup anda?
b. Apakah yang saat ini anda lakukan, dan keahlian apa yang anda sukai?
c. Topik seperti apa yang membuat anda peduli dengan orang lain?
d. Bagaimana cara anda mengatur karir anda untuk mendukung tujuan hidup anda?

Nah hal hal tersebut bisa anda jadikan pedoman untuk menemukan peluang bisnis. Dan produk atau jasa apa yang benar benar anda sukai degan sepenuh hati, dan tentunya hal ini akan menjadikan bisnis anda bertahan lama.

Cara Mudah dan Tepat Memvalidasi Ide Bisnis

Mulai memvalidasi ide bisnis

Setelah cara cara awal tersebut telah anda lakukan, dan anda mantap untuk meneruskan bisnis anda, mulailah untuk memvalidasi hal hal berikut ini :

a. Memvalidasi masalah yang dihadapi

Poin ini menjadi penting yang harus anda lakukan. Anda harus mampu menemukan satu pokok permasalahan khalayak umum yang memang harus anda selesaikan dengan solusi yang anda tawarkan. Untuk itu ada beberapa cara yang bisa anda lakukan seperti :

Meminta beberapa orang untuk mencoba produk atau jasa anda dengan solusi yang anda buat. Hal ini bisa anda lakukan, karena anda bisa mengukur apakah anda memang mampu menyelesaikan masalah mereka, atau hanya sekedar asumsi yang tidak aplikatif?

Wawancara beberapa orang yang berpotensial menjadi pelanggan produk atau jasa anda. Dengan begitu anda bisa mengetahui berbagai masalah yang sedang mereka hadapi dan mengambil langkah khusus untuk menyelesaikan permasalahan mereka.

Melakukan penelitian demografis. Cara ini merupakan hal terbaik yang bisa anda pilih. Karena nantinya anda mampu mengetahui perilaku, motivasi, serta pengetahuan seseorang. Bukan hanya itu saja, namun kemungkinan besar anda dapat mengetahui beragam masalah baru yang menarik dan bisa anda pelajari lebih dalam.

Survei. Metode ini bisa anda pilih, karena sangat mudah dilakukan. Anda dapat melakukan survey melalui online maupun offline. Anda bisa menggunakan survei untuk melengkapi data dan metode validasi masalah lain.

Hal tersebut dapat menghindari anda tentang asumsi pribadi yang menghambat perkembanan solusi yang bisa anda dapatkan. Bisa saja solusi yang anda kira terbaik ternyata justru tidak baik dimata orang lain.

b. Memvalidasi pasar untuk menjual produk

Anda harus tahu pasar mana yang menjadi incaran anda, dan seberapa besar pangsa pasar tersebut. Besarnya pangsa pasar juga tergantung dari produk apa yang anda pilih.

Anda bebas membidik segmen pasar yang anda inginkan, tetapi anda harus yakin bahwa pangsa pasar tersebut memang ada dan anda menyelesaikan masalah didalamnya.

Anda juga boleh menciptakan pasar sendiri, tetapi anda harus berhati hati terhadap asumsi yang anda ciptakan. Sehingga disini disarankan anda memang mengerti dan paham terhadap pasar yang mau anda ciptakan. Berikut ini tools yang bisa anda gunakan untuk mengetahui trends bisnis yang terjadi :

Google trends
Tool ini bisa anda gunakan untuk membantu anda mengetahui tren yang sedang terjadi di internet. Dari hasil data yang ada, anda dapat menentukan, apakah pasar memang sedang mencari penyelesaian yang sedang anda kembangkan atau tidak. Walau data di google trends terbilang kasar, namun data ini bisa menjadi gambaran awal ketika anda mulai menentukan pasar.

Google adwords planner. Anda bisa mencari pencarian rata rata dari sebuah kata kunci di mesin pencari. Tool ini juga bisa anda gunakan untuk melihat kompetitor dan lain lain.

Meneliti kompetitor anda
Anda harus tahu competitor anda dan apa yang mereka lakukan untuk memasarkan produknya. Anda juga harus menebak kira kira apa yang akan mereka keluarkan dimasa depan. Ketika anda telah mengetahui kompetitor anda, itu artinya anda juga bisa melihat pangsa pasar anda dimana.

Jika anda tak menemukan kompetitor, kemungkinan ada 2 hal yang bisa terjadi, yang pertama memang bisnis yang anda inginkan tak mempunyai banyak pasar (Kemungkinan pangsa pasar kecil) atau memang anda belum melakukan penelitian yang cukup.

Cara Mudah dan Tepat Memvalidasi Ide Bisnis

c. Memvalidasi produk / solusi yang anda buat

Cara yang bisa anda lakukan untuk menguji produk yang ada buat adalah dengan membuat prototipe. Anda bisa menyewa engineer untuk membuat prototype, agar anda bisa mengerti seluk beluk tentang produk. Untuk mengembangkannya anda bisa mengajak seorang Chief Technology Officer (CTO) atau mempekerjakan freelancer untuk menguji vadilitas produk dari solusi yang anda tawarkan.

Ketika anda telah membuat prototipe, anda harus mengujinya dengan bantuan dari user untuk mengumpulkan feedback dan mempelajari user behavior. Tujuan dari menguji atau memvalidasi produk adalah untuk menyakinkan bahwa produk anda memang dapat menyelesaikan masalah secara tepat dengan cara efektif.

d. Memvalidasi keinginan dari konsumen

Banyak cara yang bisa anda lakukan untuk memvalidasi keinginan dari konsumen. Tetapi anda tak boleh mempercayai user sepenuhnya. Karena mungkin saja, diawal mereka akan mengatakan produk yang anda jual sesuai dengan permintaan pasar, tetapi nyatanya ketika produk diluncurkan mereka bisa berkata lain.

Untuk itu anda dapat membuat situs web untuk melakukan validasi produk. Ada beberapa tool yang bisa anda gunakan, yaitu :

Squarespace

Square adalah sebuah website yang bisa anda gunakan untuk memvalidasi ide bisnis karena  mempunyai desain yang bagus dan manajemen konten yang berbasis SaaS, dan platform blog.


Webflow

Webflow dapat digunakan untuk mendesain situs web satu halaman atau biasanya disebut landing page. Halaman ini bisa menyediakan banyak tema yang bisa anada atur sendiri.

QuickMVP

QuicMVP adalah alat yang digunakan untuk membuat halaman untuk memvalidasi ide dan produk. Jika menggunakan QuickMVP anda akan dibantu untuk membuat tampilan landing page yang menarik, menyiapkan iklan, bakan mengumpulkan statistik.

Tentu ketika anda mulai membuat sebuah situs web anda perlu beberapa elemen yang harus ada, antara lain :


Mendeskripsikan produk serta solusi yang anda tawarkan dengan jelas.

Beikan nilai tambah (Added value) dari bisnis yang anda tawarkan.

Jelaskan apa saja yang mereka alami berupa kendala potensial yang dihadapi oleh calon pembeli.

Jangan lupa untuk menambah Call to action (CTA) agar pengguna dapat menghubungi anda jika tertarik dengan produk yang anda tawarkan.

Anda juga bisa menambahkan formulir untuk mengumpulkan email dari calon pembeli anda. Mailchimp adalah alat yang bisa anda manfaatkan untuk hal ini.

Hal terakhir anda bisa menjalankan skrip analythics di web anda, agar bisa melacak pengguna yang berinteraksi. Cobalah menggunakan google Analytics.

Anda bisa menambahkan pesan maaf serta menjelaskan bahwa website yang anda buat adalah dummy. Sehingga tidak ada produk apapun dari transaksi fiktif yang dilakukan ini.


Cara Mudah dan Tepat Memvalidasi Ide Bisnis

Beberapa metric yang harus anda perhatikan :


Conversion rate : Pengunjung yang akhirnya melakukan pembelian produk yang anda tawarkan.

Detail penjualan fiktif : Hal ini bisa membantu anda untuk mendapatkan ide serta menentukan segmen yang ingin anda incar.

Cart Abdonment rate : Metrik ini digunakan untuk melihat apakah mereka benar benar tertarik dengan produk anda atu tidak, dengan cara berapa persen orang yang melakukan pembelian fiktif.
Itulah hal hal yang bisa anda lakukan untuk memvalidasi ide bisnis yang sedang anda bangun. Cobalah untuk mengembangkannya dan mendapatkan data secara detail agar bukan hanya asumsi saja yang anda dapatkan. Validasi adalah langkah awal kesuksesan jika memang anda memvalidasi secara benar.

Post a Comment for "Cara Mudah dan Tepat Memvalidasi Ide Bisnis"