Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

8 Cara Menyusun Marketing Plan Bisnis Online

 

Ternyata mempunyai produk baik barang maupun jasa yang berkualitas saja tidak cukup untuk menjamin bisnis online anda jadi laris manis. 

Butuh banyak strategi pemasaran dan marketing plan yang sebaiknya juga tidak di abaikan jika bisnis yang dijalankan masih baru dimulai.

Nah, jika anda masih dalam tahap baru memulai bisnis online, Yuk luangkan waktu sejenak untuk belajar bagaimana cara menyusun marketing plan yang bagus agar bisa terus closing dari setiap produk yang anda jual. 

Karena pada kenyataanya, satu strategi pemasaran saja tidak cukup untuk bisa menaikkan nama sebuah brand di kancah persaingan bisnis.

Pengertian Marketing Plan dan Strategi Marketing


Dua istilah diatas yang hampir mirip kalau hanya dilihat secara sepintas, namun ternyata mempunyai peran dan arti yang berbeda. 

Strategi marketing adalah kampanye untuk menawarkan produk dan jasa dengan cara offline maupun online, tujuanya agar bisa meningkatkan pendapatan perusahaan dari closing produk yang terjual.

Kalau marketing plan ini artinya rencana pemasaran yang didalamnya memuat tujuan pemasaran dan waktunya juga telah ditentukan. 

Marketing plan ini terdiri dari banyak strategi marketing yang bisa dimainkan secara sistematis dan sudah dirancang agar tidak tumpang tindih. Namun tetap mengacu pada visi dan misi perusahaan yang sudah dirumuskan.


8 Cara Menyusun Marketing Plan Bisnis Online


Kelebihan Menggunakan Marketing Plan Bisnis Online


Karena rencana pemasaran sudah diatur dan sudah dirumuskan sesuai misi dan visi bisnis, tentunya akan ada banyak manfaat dan kelebihan yang anda dapatkan. Diantaranya,

1. Anda Akan Lebih Mudah Menyusun Strategi


Dengan membuat rencana pemasaran bisnis online, semua strategi akan tersusun rapi dan bisa anda pilih yang paling relevan dengan keadaan yang sekarang sedang di hadapi. 

Anda juga bisa lebih mudah mengatur strategi mana yang harus anda pakai dan strategi yang harus di tinggalkan. 

Apapun bisnisnya baik online maupun offline, kalau strateginya sudah anda susun dan dikelola secara sistematis, semua bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Marketing plan tetap efektif untuk bisnis apapun.

2. Semua Akan Jelas Baik Strategi dan Penanggung Jawabnya


Kalau cuma mengandalkan strategi pemasaran secara serabutan, ketidakjelasan akan siap menanti dan keretakan bisnis akan segera anda jumpai. Apalagi kalau bekerja secara tim memang harus sesuai planing. 

Dengan marketing plan ini di masa yang akan datang nantinya akan terbentuk struktur yang rapi dan mudah dipahami oleh tim anda. 

Tujuan dan acuan juga sudah jelas, penanggung jawab di setiap bagian tim juga jelas dan bisa disesuaikan. 

Nah, bagi anda yang ingin memulai bisnis online, mulai sekarang atur rencana pemasaran secara detail agar lebih tertata kedepanya.


Cara Menyusun Marketing Plan Bisnis Online yang Benar


Ada beberapa langkah dibawah ini yang perlu anda lakukan agar bisa membuat rencana pemasaran yang baik bagi bisnis online.

1. Buatlah Visi dan Misi dari Bisnis yang Akan Anda Jalani


Visi dan misi bisnis yang akan anda jalankan sebaiknya dirumuskan secara detail. Visi dan misi merupakan patokan sekaligus acuan terkait strategi marketing yang nantinya akan dikerjakan.Kalau sudah mempunyai visi dan misi, strategi marketing lebih spesifik. Arah dan tujuan bisnis juga sudah jelas.

2. Tentukan Dulu Target Pasar


Target pasar juga harus anda riset sesuai dengan produk baik barang maupun jasa yang dipasarkan. Riset untuk jangkauan umur berapa yang bisa menggunakan produk anda, masyarakat desa atau pemukiman, golongan ekonomi atas atau bawah, dan begitu yang lain. Intinya riset target market anda sedetail mungkin agar strategi marketing yang dipakai lebih efektif.

3. Buat Strategi Konten


Untuk bisnis online pastinya tidak terlepas dengan yang namanya konten. Konten ini akan menggambarkan detail, sehingga pembaca dapat mengambil tindakan untuk membeli produk yang ditawarkan. 

Ini sulit tentunya, kalau anda belum belajar teknik copy writing, yang merupakan salah satu teknik marketing melalui tulisan.

Dalam marketing plan, strategi konten ini disesuaikan dengan jenis media yang digunakan. Misalnya konten untuk media sosial tentunya mempunyai strategi tersendiri daripada konten di website. Akan berbeda lagi jika konten yang dibuat untuk platform video seperti youtube.

4. Riset Kompetitor


Dalam berbisnis pasti ada yang namanya kompetitor, kecuali anda memang kreatif dan menciptakan produk baru. 

Kompetitor dalam berbisnis memang hal biasa, anda bisa riset saja terkait produk yang dibuat kompetitor. 

Mulai dari kualitasnya, jangkauan promosinya, harganya dan bahkan sampai respon pengguna produk mereka.

Dengan riset semacam ini, anda bisa menentukan harga jual produk yang bisa bersaing di pasaran. Persaingan dipasaran sangat ketat, mungkin anda bisa memberikan bonus, diskon harga atau bahkan garansi agar bisa dilirik pelanggan.

5. Tentukan Dulu KPI Untuk Bisnis Anda


KPI adalah key performance indicator, dimana dalam marketing plan bisnis strategi ini digunakan untuk mengukur berbagai elemen dari kampanye pemasaran yang sudah di lakukan. Misalnya saja terkait trafik yang ada di website, trafik media sosial maupun produk yang terjual. 

Costumer yang Cuma bertanya saja sebaiknya juga ikut di data, ini bisa sebagai evaluasi apakah strategi marketing online anda sudah tepat atau masih perlu pembenahan. 

Kalau di website juga harus anda amati bounce rate nya, kalau terlalu tinggi mungkin website anda lambat dan pengunjung langsung menutup browsernya. Jika demikian langsung optimasi baik dari segi kecepatan maupun SEO nya.


8 Cara Menyusun Marketing Plan Bisnis Online


6. Menetapkan Anggaran Marketing


Di dalam marketing plan memang harus ada rumusan anggaran marketing. Anggaran marketing ini guna menunjang efisiensi dalam pemasaran dan profesionalitas kerja. Misalnya saja terkait website yang harus menggunakan custom domain TLD daripada domain gratisan.

Nah, agar anggaran marketing yang anda buat tidak membengkak sebaiknya perhatikan juga hal – hal dibawah ini :

Identifikasi bisnis yang anda jalankan.

Membuat biaya pengeluaran operasional.

Menelusuri jejak pembelian dari costumer.

7. Coret Apa yang Tidak Perlu Dikerjakan


Sebelum semua strategi marketing sudah disusun menjadi marketing plan bisnis, sebaiknya disesuaikan dulu strategi mana yang lebih efektif untuk dikerjakan. 

Sedangkan strategi marketing yang kurang efektif langsung di coret saja. Beritahu semua  tim kerja anda agar bisa lebih mengacu pada marketing plan yang sudah disusun supaya target penjualan bisa maksimal.

8. Menggunakan Peralatan Marketing


Peralatan marketing plan sekarang ini sudah banyak, apalagi terkait bisnis online. Supaya lebih mudah dan cepat anda bisa menggunakan bebeapa aplikasi dan tools gratis di bawah ini :

Canva : Untuk membuat desain poster maupun logo.

Google Analytic : Untuk memantau kunjungan website.

Mailchimp : Membuat kampanye email pemasaran sekaligus anda bisa melihat performanya.

Hootsuite : Mengelola akun media sosial secara grup dan tim.

SociaBuzz : Mencari influencer untuk bisa anda ajak mempromosikan produk anda.


Sekarang anda pasti sudah mengerti tentang marketing plan. Baik pengertian, kegunaan maupun cara membuatnya. Tinggal aplikasikan saja pada bisnis online yang sedang anda jalani, fokus pada visi dan misi yang sudah disusun. Dengan marketing plan, bisnis dan pemasaran anda bisa lebih terarah.


Post a Comment for "8 Cara Menyusun Marketing Plan Bisnis Online"