Harga Saham NISP dan Cara Membelinya

harga saham NISP
harga saham NISP



 Pada artikel ini, kita akan memberikan informasi tentang harga saham NISP, beserta cara membelinya. Seperti yang kita tahu, saham NISP merupakan produk dari Bank OCBC NISP Tbk yang dulunya bernama Bank NISP Tbk (NISP), dan pertama kali didirikan pada tanggal 4 April 1941 dengan memiliki nama NV. 

 Sedang NISP didirikan dengan nama Nederlandsch Indian Spar En Deposito Bank dan mulai beroperasi pada tahun 1941. Kantor pusat Bank OCBC NISP Tbk berlokasi di OCBC NISP Tower di Jalan Prof. 25 (Casablanca), Jakarta 12940 - Indonesia. Saat ini, Bank OCBC NISP memiliki 43 kantor cabang, 145 kantor cabang keliling, 10 kantor cabang syariah dan 1 sekretariat non bisnis. 

 Sebelum memperjualbelikan saham, NISP pada awalnya beroperasi sebagai bank tabungan. Hingga pada tanggal 20 Juli 1967, NISP memperoleh izin usaha sebagai bank umum dari Menteri Keuangan Republik Indonesia.

Harga Saham NISP dan Cara Membelinya

Selanjutnya, pada tanggal 8 September 2009, NISP memperoleh Izin Usaha Syariah berdasarkan Surat Keputusan Deputi Gubernur Bank Indonesia. Pada tanggal 12 Oktober 2009, NISP memulai kegiatan usaha perbankan berbasis Syariah. 

Lalu, yang menjadi pertanyaan, kira-kira berapa harga saham NISP? Tenang! Pada ulasan kali ini kita akan menjelaskannya. Perlu diketahui, pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Bank OCBC NISP Tbk adalah OCBC Outside Investments Pte. GmbH. dengan kepemilikan sebesar 85,08%. OCBC Overseas Investments Pte. Ltd. Sendiri merupakan anak perusahaan dari Overseas Chinese Banking Corporation Limited yang berbasis di Singapura (OCBC Bank). 

 Penerima manfaat akhir dari aset Bank OCBC NISP Tbk adalah Helen Wong (Wong Pik Kuen Helen), dalam posisinya sebagai CEO Grup dan dengan demikian bertindak atas nama Overseas Chinese Banking Corporation Limited (OCBC Bank). 

 Ruang lingkup kegiatan NISP, biasanya juga berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, yang menjalankan kegiatan usaha di bidang perbankan umum, termasuk kegiatan perbankan yang melakukan kegiatan usaha secara syariah, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Meski pada awalnya, Bank OCBC NISP Tbk beroperasi sebagai bank tabungan dan kemudian mendapat izin usaha sebagai bank umum dari Menteri Keuangan Republik Indonesia pada tanggal 20 Juli 1967. 

 Selanjutnya pada tanggal 19 Mei 1990, Bank memperoleh izin sebagai bank devisa dari Bank Indonesia. Pada tanggal 8 September 2009, Bank memperoleh izin untuk menjalankan kegiatan usaha perbankan berdasarkan prinsip syariah, dan mulai beroperasi pada tanggal 12 Oktober 2009. Pada tanggal 11 Agustus 2016, Bank memperoleh izin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk melakukan kegiatan usaha jasa fidusia dan menerima konfirmasi izin pada tanggal 15 Agustus 2016. 

Terakhir, pada tanggal 18 April 2022, Bank memperoleh izin kustodian dari Otoritas Jasa Keuangan dan mulai beroperasi pada tanggal 8 Juni 2022. Pada tanggal 16 September 1994, NISP memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan penawaran umum perdana (IPO) atas 12.500.000 saham NISP dengan nilai nominal Rp 1.000,- per saham dengan harga penawaran Rp 3.100,- per saham. 

 Saham-saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 20 Oktober 1994. Dan hingga saat ini, saham-saham tersebut diperjual belikan, termasuk kamupun sekarang bisa membelinya dengan harga yang terjangkau.

Rencana NISP Buyback Saham Senilai Rp500 Juta

Belakangan ini beredar kabar bahwa PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP), akan melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali (buyback) saham. Bank swasta ini telah mengalokasikan dana sebesar Rp 500 juta untuk membeli kembali hingga 402.000 lembar saham, menurut sumber resmi. 

 Jeffrey Chajadi, direktur hubungan investor OCBC NISP, mengatakan pembelian kembali saham ini dilakukan untuk memberikan kompensasi yang bersifat variabel. Kompensasi itu sendiri adalah jenis insentif atau penghargaan yang ditawarkan perusahaan kepada karyawannya sebagai pengakuan atas hasil kerja mereka. 

 Rencana buyback saham secara resmi telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) OCBC NISP pada 11 April 2023. Pembelian kembali saham akan dilaksanakan dalam waktu maksimal 18 bulan setelah persetujuan RUPS. Jumlah saham yang beredar setelah pembelian kembali saham meningkat dari 22.945.296.972 lembar menjadi 22.944.894.972 lembar. 

Bagi investor, biasanya pembelian kembali saham publik oleh perusahaan sering dipandang sebagai salah satu sentimen positif, yang dapat mendongkrak harga saham di pasar. Hal ini dikarenakan perusahaan yang berencana membeli kembali sahamnya sendiri, pasti akan melakukan pembelian kembali sahamnya, ketika mereka menilai bahwa saham tersebut sudah terlalu murah atau undervalued di pasar. 

 Oleh karena itu, investor yang mengharapkan perusahaan membeli kembali sahamnya karena alasan-alasan di atas juga akan membeli kembali sahamnya dengan harga yang sama. Hal ini meningkatkan permintaan atas saham tersebut dan mendorong harganya naik.

Kinerja dan harga saham PT Bank OCBC NISP

Melihat kinerja NISP selama lima tahun terakhir, terlihat jelas bahwa saham ini mengalami penurunan yang cukup panjang dari tahun 2018 hingga pertengahan tahun 2022. Selama periode ini, saham NISP cenderung turun hingga penutupan akhir Juli 2022. Berada di posisi terendah di Rp615 per saham.

 Namun, saham NISP berhasil pulih sejak saat itu dan terus melanjutkan tren kenaikannya hingga saat ini. Per 19 Mei 2023, saham NISP diperdagangkan di level Rp 1.050 per saham, naik 41,89% secara tahunan (year-to-date/YTD). 

Kenaikan ini juga mencerminkan pertumbuhan tahunan sebesar 68% (YoY) dan 18% selama lima tahun terakhir. Sementara itu, dari sisi kinerja keuangan, emiten tampak memiliki kinerja yang cukup stabil dalam kurun 4 tahun terakhir. 

Contohnya, dari sisi laba, PT Bank OCBC NISP Tbk tercatat berhasil mencetak laba bersih pada tahun 2022 sebesar Rp3,3 triliun, atau naik 32% dibanding tahun sebelumnya (year on year/yoy). Raihan laba tersebut sekaligus menjadi rekor tertinggi baru perusahaan selama beroperasi, mengalahkan kinerja laba tertinggi perusahaan yang pernah diraih sebelum masa pandemi Covid-19, yaitu Rp2,9 triliun pada tahun buku 2019.

Cara Beli Saham PT Bank OCBC NISP Tbk di Stockbit

Setelah mengetahui berbagai informasi mengenai PT Bank OCBC NISP Tbk, sekarang kamu bisa tentukan sendiri apakah akan membeli sahamnya atau tidak. Pembelian dan penjualan saham sendiri hanya bisa dilakukan lewat perusahaan sekuritas yang sudah berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) seperti PT Stockbit Sekuritas Digital. 

 di Stockbit kamu juga bisa buka rekening saham secara online lewat aplikasi, tanpa perlu dokumen fisik serta tanpa minimum deposit. Untuk petunjuk buka rekening saham Stockbit klik disini. Bagi yang sudah terdaftar di Stockbit, berikut tutorial cara membeli saham Bank OCBC (NISP) melalui aplikasi Stockbit.
  • Buka aplikasi Stockbit.
  • Top up RDN, pastikan nominalnya ada dan cukup untuk melakukan pembelian saham NISP (minimal pembelian saham 1 lot = 100 lembar). Jika tidak, silakan isi saldo RDN terlebih dulu.
  • Klik menu Search, cari saham NISP atau Bank OCBC NISP
  • Klik tombol Buy.
  • Masukan harga pembelian dan jumlah lot saham yang ingin kamu beli.
  • Klik Buy, lalu Confirm.
Dan itulah penjelasan tentang harga saham NISP dan juga cara membelinya. Semoga informasi yang kita sajikan bermanfaat. Jangan lupa untuk terus mengunjungi situs ini untuk mendapatkan info terbaru setiap harinya.

Post a Comment for "Harga Saham NISP dan Cara Membelinya"