Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Cara Membangun Merek yang Kuat dan Selalu Diingat Konsumen

Cara Membangun Merek yang Kuat dan Selalu Diingat Konsumen


Sebagai pemilik bisnis, tentu anda ingin merek anda dikenal baik, diingat konsumen dan menjadi nilai tambah bagi produk. Jika memang demikian, berarti anda harus membangun yang disebut dengan brand equity.

Brand equity bisa diartikan sebagai gabungan dari hal yang terkait dengan merek, simbol, nama yang secara keseluruhan memperngaruhi nilai sebuah produk dan juga memberikan manfaat kepada konsumen.

Sederhananya, merek terkenal yang lebih dipercaya konsumen ketika membeli ketimbang membeli barang yang sama dengan merek yang tiak terkenal.

Brand equity memberikan nilai tambah yang sangat kuat kepada produk, perusahaan dan pelanggan. Bagi pelanggan,  brand equity memberikan keyakinan saat pembelian dan menambah rasa puas mereka ketika menggunakan produk dan jasa.

Bagi perusahaan, brand equity dapat menambah efisiensi dan efektivitas dalam pemasaran, menambah kesetiaan konsumen terhadap mrek, meningkatkan keuntungan dan meningkatkan daya saing. Selain itu produk lain dengan brand equity yang sama akan mendapatkan keunggulan tersendiri.

Cara Membangun Merek yang Kuat dan Selalu Diingat Konsumen


Brand equity sendiri memiliki beragam komponen yaitu:


1. Brand Awareness


Brand awareness atau kesadaran merek yaitu kemampuan konsumen dalam mengingat merek. Ini memiliki banyak sekali manfaat seperti memberikan asosiasi pada merek, misalnya merek tertentu langsung diasosiasikan dengan hal yang terkait dengan produk.

Brand awareness sendiri memiliki beberapa tingkatan diantaranya:


1. Top of mind


Artinya adalah merek yang pertama kali diingat dan paling diingat oleh konsumen saat ditanya mengenai produk tertentu.

Konsumen hanya boleh memilih satu produk dan produk yang disebut berada pada tingkatan top of mind.

2. Brand recall


Sederhananya merek yang harus diingatkan kembali melalui merek pertama yang disebutkan konsumen.

3. Brand recognition


Konsumen harus diberitahukan ciri-ciri produk untuk mampu mengetahui merek apa yang dimaksud. Konsumen tidak dapat langsung mengingat merek tanpa terlebih dahulu diberitahu ciri atau keunggulan produk.

4. Unaware of brand


Konsumen tidak mengetahui bahwa anda merek tersebut ada. Ini merupakan tingkatan terendah dari brand awareness.

Cara Membangun Merek yang Kuat dan Selalu Diingat Konsumen


2. Brand Association


Brand association atau asosiasi merek adalah keterkaitan merek dengan hal-hal tertentu biasanya dengan kebutuhan konsumen. Brand association membentuk memori pelanggan agar pelanggan ingat dengan merek dalam kondisi tertentu.

Misalnya saat ingin ayam goreng, pelanggan ingat dengan KFC karena merek KFC berasosiasi dengan ayam goreng.

Contoh lainnya adalah asosiasi internet cepat, orang akan berpikir misalnya Telkomsel atau merek lainnya.

3. Brand Loyality


Artinya suatu merek memiliki pelanggan yang loyal terhadap suatu merek. Ini penting bagi merek dan merupakan salah satu alasan utama mengapa merek digunakan pada produk.

Contohnya adalah Supreme dengan brand loyality yang sangat tinggi, hampir produk apapun dijual dengan harga setinggi apapun akan tetap laku diburu oleh pelanggannya.

Misalnya Supreme pernah menjual batu bata, tongkat baseball, Oreo yang itu semua dipatok dengan harga tinggi tanpa jelas keunggulan produknya apa.

4. Brand Identity


Brand identity adalah elemen visual yang menggambarkan perusahaan, kualitas produk, dan lainnya yang terkait dengan merek. Jadi identitas merek adalah apa yang dikenal masyarakat dan gambarn di dalam kepala konsumen.

Brand identity termasuk di dalamnya adalah tagline, logo, iklan, produk, dan kemasan.

5. Atribut Percived Quality


Adalah persepsi pelanggan terhadap kualitas suatu merek. Ini berarti kualitas produk memainkan peran penting disini.

Seringkali perusahaan fokus pada branding dan lupa pada kualitas produk. Sebagian pelanggan loyal memang fokus memilih merek ketimbang kualitas. Namun jika kualitas menjadi terkait dengan merek, maka tidak ada alasan pelanggan tidak menggunakan produk anda.

Jika atribut percived quality pada merek anda tinggi, artinya konsumen memercayai  bahwa produk yang memiliki brand perusahaan anda adalah produk dengan kualitas terbaik.

Supaya brand equity meningkat maka harus diupayakan dengan beragam cara yang telah terbukti berhasil baik untuk jangka pendek maupun panjang.

Cara Membangun Merek yang Kuat dan Selalu Diingat Konsumen

Berikut ini beberapa cara membangun merek yang kuat bagi konsumen:


1. Fokus pada keunggulan produk


Konsumen membeli produk karena produk yang dipilih dirasa lebih unggul dari produk lain. Dari pilihan tersebut diharapkan konsumen membeli kembali (repeat order) kemudian menjadi konsumen yang loyal pada merek.

Saat mempromosikan produk, fokuslah pada keunggulan produk yang ada karena ini akan tertanam di dalam benak konsumen.

2. Hubungkan secara emosional


Hubungkan secara emosional adalah cara terbaik yang dapat dilakukan selama proses pemasaran. Itulah alasan mengapa perusahaan rokok membayar iklan miliaran rupiah untuk beriklan bahkan tanpa menampilkan produknya.

Kenyataannya perusahaan rokok ini sukses dengan iklan-iklannya. Dan terus menduplikasi keberhasilannya. Ini karena iklan yang ditampilkan mengaitkan secara emosional antara satu perasaan tertentu dengan merek rokok.

Misalnya rokok X ingin mengesankan jika menghisap rokok tersebut maka akan terlihat keren. Maka iklan yang dikonsumsi masyarakat harus melihat gambar hal yang keren misalnya pria dewasa yang tangguh, olahlaga ekstrem kemudian  menampilkan gambar merek sehingga perasaan keren terkait dengan merek rokok.

Pada tahan 1989, untuk pertama kali ada sebuah perusahaan teknologi beriklan di TV tanpa menampilkan produk. Dalam iklan itu ditampilkan seorang atlet berlari melempar palu besar ke layar kaca raksasa yang tengah diperhatikan ratusan penonton. Layar kaca tersebut hancur kemudian diakhiri dengan tulisan: “Anda akan melihat 1989 tidak seperti 1989 lagi.”

Perusahaan yang menampilkan iklan tersebut bernama Apple.

Dan banyak lagi contoh yang lainnya yang bisa anda temukan di media iklan mainstrem.

3. Gunakan sosial media


Sebelum sosial media ada, tempat promosi dan branding yang cocok adalah pinggir jalan. Ini karena mata orang-orang tertuju ke pinggir jalan.

Kini meskipun dalam kendaraan, kita menatap layar ponsen alih alih pinggir jalan. Hal ini menjadikan ponsel atau khususnya sosial media menjadi tempat yang cocok untuk promosi dan branding. Karena banyak orang yang menghabiskan waktu disana.

Postinglah hal-hal terkait dengan produk anda di sosial media karena itu akan menambah kesan positif terhada merek.

4. Berorientasi pada konsumen


Maksudnya anda berfokus pada memuaskan pelanggan dengan pelayanan prima, produk yang menyelesaikan masalah mereka dan memberikan support jika dibutuhkan.

Sebagian konsumen rela membayar lebih untuk mendapatkan pelayanan prima dari penjual atau dari perusahaan karena pelayanan menjadi faktor penting dalam gambaran merek di kepala konsumen.

Khususnya bisnis yang bergerak pada bidang jasa dan kuliner, palayanan sangat menentukan bagaimana konsumen melihat merek dan bisnis anda.

Penutup


Pada dasarnya hal yang paling menentukan kesuksesan brand adalah seberapa sering brand itu dilihat, apa yang tergambar di dalam benak konsumen, dan apa yang ia asosiasikan dalam benak mereka.

Dengan merek yang melekat di benak konsumen, maka anda sebagai pemilk merek dapat dengan mudah menjual dan meyakinkan konsumen.

Post a Comment for "Cara Membangun Merek yang Kuat dan Selalu Diingat Konsumen"