Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Iklan di Facebook Ads Malah Rugi? Ini Sebab dan Cara Mengatasinya

Iklan di Facebook Ads Malah Rugi Ini Sebab dan Cara Mengatasinya



Facebook Ads adalah salah salah satu media periklanan yang cukup efektif karena kita dapat menentukan audiens kita seperti apa (minat, jenis kelamin, usia, dan lainnya). Dan Facebook Ads telah membantu ribuan UKM di Indonesia untuk maju.

Facebook sendiri memiliki 2,2 miliar pengguna harian aktif artinya lebih besar dari seluruh penduduk negara dengan penduduk terbesar di dunia, China (1,4 miliar orang).

Meskipun demikian, ternyata banyak orang yang masih belum meraih keuntungan dari Facebook Ads bahkan malah mendapatkan kerugian.

Agar hal itu tidak terjadi, maka apabila anda hendak beriklan di Facebook Ads maka anda harus mengetahui apa saja yang menjadi sebab mereka gagal dalam Facebook Ads dan mengantisipasinya agar kesalahan yang sama tidak terjadi pada anda.

Berikut ini beberapa kesalahan dalam Facebook Ads yang sering dilakukan:


1. Kurangnya pemahaman tentang content marketing


Internet dipenuhi dengan iklan, jangan sesaki dengan iklan anda lagi, jadikan upaya pemasaran anda bagai semuah oase di internet.

Apa maksudnya?

Alih-alih berjualan, anda bisa membagikan beragam konten yang berguna pada calon kosumen anda. Dengan demikian, anda akan memiliki kepercayaan dari calon konsumen dan dengannya anda dapat dengan mudah dalam berjualan.

Tidak seperti berjualan dengan Google Ads atau di marketplace yang bisa dengan hard selling, di Facebook Ads lakukanlah soft selling.

Jika orang yang datang ke Google mencari “Sepeda murah” tentunya orang-orang yang ingin membeli sepeda. Demikian juga dengan orang yang datang ke marketplace, ia seperti mengunjungi mall, artinya sudah ada keinginan untuk membeli.

Berbeda dengan Facebook, orang datang karena mereka mencari hiburan dan menghilangkan rasa gundah dan bosan mereka.

Daripada langsung menjual, anda bisa memberikan informasi terkait dengan masalah yang ingin anda selesaikan dari produk anda.

Misalnya anda menjual obat sakit pinggang, anda bisa membagikan artikel “Pengobatan sederhana untuk menghilangkan sakit pinggang.” atau “Awas, sakit pinggang dapat menyebabkan kelumpuhan.”

Didalamnya anda memberikan infomasi dan edukasi yang penting diketahui oleh calon pelanggan anda. Pada akhirnya anda dapat menawarkan produk anda sebagai solusi.

Iklan di Facebook Ads Malah Rugi Ini Sebab dan Cara Mengatasinya

2. Tidak punya perencanaan dan sistem penngukuran


Sebagaimana kesalahan kebanyakan bisnis gagal, mereka tidak punya strategi, rencana dan sistem pengukuran yang benar.

Facebook memang sangat potensial, namun apabila anda tidak memiliki rencana, strategi dan sistem pengukurannya anda akan lebih mudah untuk gagal.

Pertama, anda harus menetapkan tujuan dari iklan anda. Ada beragam tujuan iklan di Facebook diantaranya:

Membangun brand awarenes
Menarik konsumen baru
Mendapatkan pelanggan yang menghubungi via chat atau telfon
Meningkatkan visitor website
Meningkatkan pembeli
Meingkatkan interaksi

Setelah anda menetapkan salah satu tujuan diatas, selanjutnya anda menetapkan sistem ukurannya. Nantinya anda dapat mengukur apakah apa yang anda bayar untuk iklan sepadan dengan yang didapatkan atau tidak.

Setelah itu baru merancang strategi. Cobalah menggunakan A/B test untuk mengetahui mana yang dan lakukan trial error sampai mendapatkan resepnya, iklan yang sesuai dengan bisnis anda yang bisa diduplikasi dengan hasil yang terus berkelanjutan.

Dengan cara ini anda bisa membuat orang yang awalnya tidak peduli dengan produk anda menjadi tertarik.

3. Kurangnya investasi di Facebook


Salah satu kesalahan umum yang dialami oleh orang-orang yang mencoba beriklan di Facebook adalah kurangnya investasi saat beriklan di Facebook. Investasi ini bisa berarti uang, waktu, dan riset.

Dalam beberapa menit ada jutaan postingan di Facebook dan dalam sekejap postingan anda atau iklan anda akan hilang dari peredaran.

Agar iklan menjadi efektif, buatlah postingan yang memancing keterlibatan calon konsumen dan respon tanggapan mereka dengan baik. Dibutuhkan waktu untuk meriset konten disini. Namun jika berhasil iklan anda akan jauh lebih efektif.

Selain itu modal yang dikeluarkan kurang dari 500 ribu sebagai uji coba juga menjadi masalah. Anda tidak bisa menilai apakah iklan anda efektif atau tidak dengan jumlah jangkauan yang kurang banyak dan spesifik.

Namun kesalahan umum orang tidak berani berinvestasi senilai itu. Memang tidak ada jaminan bahwa iklan akan berhasil namun kurang dari itu justru cukup beresiko.

Saya menyarankan untuk beriklan 500 atau lebih sebagai uji coba iklan anda.

4. Tidak menargetkan audiens yang tepat


Sebagian orang mendapatkan keuntungan dari iklan Facebook mereka, tetapi bukan berarti mereka bebas dari kesalahan.

Kesalahan yang paling umum dalam Facebook Ads adalah kesalahan dalam menargetkan audiens.

Meskipun suatu bisnis mendapatkan pelanggan dari Facebook Ads, tetapi mereka perlu berjuang secara ekstra untuk mendapatkan konversi penjualan.

Jika anda menargetkan audiens anda hanya berdasarkan jenis kelamin, usia, dan pendapatan mereka, anda juga melakukan kesalahan.

Lebih baik persempit target audiens anda. Anda sebaiknya menayangkan iklan pada mereka yang kemungkinan besar tertarik dengan apa yang anda tawarkan.

Dengan demikian, anda tidak perlu memaksa mereka yang tidak tertarik dengan apa yang anda tawarkan untuk dibeli.

Saat mengisi bagian audiens pada bagian Facebook Ads, sertakan juga minat audiens, demografi dan lainnya. Intinya, semakin spesifik semakin bagus.


Iklan di Facebook Ads Malah Rugi Ini Sebab dan Cara Mengatasinya

5. Stop berjualan kepada cold market


Banyak orang yang gagal dalam Facebook Ads mengatakan bahwa Facebook Ads sama sekali tidak memiliki dampak apapun bagi bisnis mereka terlepas seberapa besar dana dialokasikan untuk Facebook Ads.

Mereka berpikiran bahwa orang-orang lebih suka dianggap teman dibanding sebagai target penjualan. Orang cenderung menghindari selesman.

Kenyataannya tidak seperti itu. Jika hal itu juga terjadi pada anda, kemungkinan anda menjual pada cold market. Warm market cenderung menerima promosi yang mereka dapatkan di Facebook karena produk yang dipromosikan tersebut membantu menyelesaikan masalah mereka.

Jika anda ingin hard selling, anda sebaiknya tidak menggunakan Facebook Ads. Strategi promosi dengan Facebook Ads memang ditujukan untuk cold market, oleh sebab itu konten pemasaran harus dipadukan antara konten yang menyenangkan, informatif, dan cenderung lebih sedikit iklan.

Jika anda hanya menjual saja di Facebook, anda cenderung membuang-buang waktu dan uang di Facebook Ads.

Fokuslah pada memberikan konten pada konsumen sebelum menjual kepada mereka.

“Sharing-sharing dahulu, seling-seling kemudian.” kata Dewa Eka Prayoga.

Konten yang anda berikan harus terkait dengan produk anda, konten yang membuat orang lain merasa butuh, setah mereka merasakan adanya kebutuhan, mereka menjadi warm market yang siap untuk dijual produk kepada mereka.

Anda juga bisa menggunakan Funneling, atau corong penjualan. Anda terlebih dahulu membagikan konten gratis dan memberikan nilai tambah bagi calon konsumen anda.

Setelah itu kepercayaan calon konsumen terhadap anda akan meningkat. Anda sudah punya calon konsumen yang punya kebutuhan terhadap produk anda dan percaya pada anda. Saat anda menjual, closing terjadi.

Post a Comment for "Iklan di Facebook Ads Malah Rugi? Ini Sebab dan Cara Mengatasinya"