Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Cara Investasi Saham yang Menguntungkan di Tahun 2021


Apakah Anda memiliki pemikiran jangka panjang? 

Pastinya Anda berpikir untuk memulai berinvestasi. Salah satu kegiatan yang sangat berguna untuk kehidupan Anda di masa depan adalah pengertian dari investasi. 

Sayang sekali, belum banyak orang yang sadar akan pentingnya investasi, terlebih untuk anak muda jaman sekarang. 

Investasi sendiri beragam jenisnya, seperti investasi saham, deposito, obligasi (Surat Utang), properti, emas, logam mulia, reksadana, dan asuransi. 

Hal yang paling familiar dibicarakan oleh masyarakat adalah investasi saham. Bagi Anda yang baru ingin memulai investasi saham ini pastinya harus mengetahui tentang seluk beluk atau tentang ulasan saham itu sendiri. 

Tanpa pemahaman yang matang, investasi saham dapat dianggap sebagai coba-coba atau peruntungan saja. 

Jika Anda tidak memiliki pemahaman yang benar, penempatan dana di saham dapat membuat Anda buntung atau merugi. 

Seperti yang kita ketahui dengan beragamnya produk investasi, investasi saham dapat dikatakan sebagai jenis investasi yang dapat memberikan return atau keuntungan tertinggi dibanding jenis investasi lainnya. 

Namun, dibalik hasil yang tinggi, bayangan risiko yang menghantui investasi saham juga amat sangat tinggi. 

Apa itu investasi saham, strateginya, dan bagaimana cara meminimalisir resiko agar dapat memaksimalkan keuntungan yang didapat. Anda harus memahami dan mempelajari semua itu jika ingin berinvestasi. 


Cara Investasi Saham yang Menguntungkan di Tahun 2021


Bagaimana Cara Berinvestasi Saham untuk Pemula? 


Mencoba berinvestasi saham memang tidak akan pernah salah, namun yang perlu digarisbawahi adalah Anda telah harus paham betul bagaimana cara investasi saham ini. 

Itu penting karena mengingat investasi ini memiliki resiko yang amat sangat tinggi. Di artikel kali ini, kami akan mengulas beberapa cara berinvestasi saham untuk pemula, meliputi :


1. Memilih Sekuritas dengan Biaya Transaksi Kecil

Investor Anda diharuskan membuka rekening efek yang difasilitasi oleh perusahaan sekuritas, jika Anda ingin berinvestasi saham. 

Apabila rekening telah selesai dibuat, berikutnya investo harus top-up sejumlah dana ke rekening efek tersebut. Dana atau uang yang masuk ke rekening efek tersebut berfungsi sebagai e-money.

Dana tersebut juga akan investor gunakan untuk membeli saham online yang mereka inginkan. Maka, biaya transaksi yang dimaksud adalah buatan pembelian dan penjualan saham. 

Yang akan bakal jadi profit dari perusahaan broker yang bersangkutan. Pengenaan biaya  sekuritas akan ditetapkan menjadi 0,19% untuk pembelian dan 0,29% untuk penjualan. 

Namun, ada juga yang hanya 0,15% untuk pembelian dan 0,20% untuk penjualan. Apabila biayanya makin kecil, maka investor akan semakin diuntungkan. 

Tetapi, bukan berarti yang biayanya besar tidak layak untuk dipilih. 

Mungkin besar kemungkinan, pelayanan terhadap nasabah justru lebih oke dan aplikasinya juga bagus. Jika Anda telah tahu di mana sekuritas yang akan Anda tuju, tinggal siapkan dokumen terkait untuk membuka rekening.


2. Buatlah Rekening Saham Sebelum Melakukan Pembelian Saham

Sesaat sebelum Anda berinvestasi saham, Anda harus memahami cara beli saham di bursa efek Indonesia. 

Wajib sekali Anda membuat rekening efek atau saham dulu sebelum memulai investasi saham. Anda dapat membuat rekening saham secara online. 

Sementara dalam pembuatannya rekening saham dapat juga dilakukan melalui aplikasi perusahan sekuritas yang Anda pilih. 

Umumnya, kini Anda hanya men-scan atau foto dokumen saja, tanpa diharuskan melampirkan dokumen fisik. 

Saat semuanya selesai, Anda akan diminta deposit awal untuk disetorkan.Dana ini akan masuk ke Rekening Dana Investor miliki investor Anda akan dipinta untuk membuat Rekening Dana Investor atau RDI dengan jumlah besaran setoran yang berbeda. 

RDI ini  berbeda fungsi dengan rekening bank pribadi. Berfungsi khusus untuk memfasilitasi transaksi jual beli pada pasar modal. 

Sedangkan rekening dana Investor merupakan rekening bank atas nama investor yang terpisah dari rekening sekuritas. Tidak ada biaya bulanan yang berlaku untuk rekening jenis ini. 

BCA, BCA Syariah, Mandiri, CIMB dan Permata adalah bank yang memfasilitasi RDI. Anda bisa mulai setor uang, jika RDI telah selesai. 

Jumlah saldo awal RDI umumnya berbeda-beda tergantung dari sekuritas yang Anda pilih. 


3. Pilih Saham di Indeks LQ45 atau IDX30

Dalam berinvestasi ketika memperhatikan indeks saham yang dikeluarkan oleh bursa efek Indonesia sejatinya adalah ukuran statistik perubahan gerak harga dari kumpulan saham, yang bursa efek pilih berdasarkan kriteria tertentu. 

Agar Anda tidak bingung, pilihlah saham yang tergabung di indeks LQ45 atau IDX30.


4. Lakukan Analisa Teknikal

Anda seorang investor?  Anda harus mempelajari cara melakukan analisa teknikal sederhana terhadap saham yang Anda pilih, jika benar Anda investor. 

Agar saham Anda beli memiliki harga beli dan jual terbaik, itu tujuannya. Anda juga harus mengamati pergerakan harga saham dengan mihat grafik harga saham. 

Ini akan berpengaruh pada keputusan transaksi jual atau beli, apabila harga saham perusahaan yang Anda incar sedang murah dan Anda yakin saham tersebut memiliki prospek bagus nantinya. 

Maka itu akan menjadi timing yang pas untuk membeli dan memilikinya.

Bagaimana Memulai Investasi Saham dengan Modal yang Tidak Besar?


5. Mulailah dengan Modal yang Tidak Besar

Anda belum terlalu mengenal pasar saham? Kami sarankan untuk memulai dengan modal minimal terlebih dahulu. 

Kerugian yang diderita tidak terlalu besar saat Anda salah langkah. Proses belajar juga alasan yang tepat untuk ini. 

Kemudian, Anda juga perlu membiasakan diri pada software untuk jual beli saham, belajar analisis saham dan sebagainya itu perlu jangka waktu yang lama.



Cara Investasi Saham yang Menguntungkan di Tahun 2021



6. Pahami Risiko Eksternal

Ketika Anda berinvestasi di pasar modal juga dipengaruhi oleh risiko eskternal. Harga investasi Anda di pasar modal dapat naik turun karena faktor eskternal. 

Faktor eksternal di antaranya kondisi perekonomian dalam negeri, kondisi ekonomi global, stabilitas kondisi politik dalam negeri, pengaruh nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika serikat, dan kebijakan lainnya. 

7. Investasi Jangka Panjang

Pilihlah Investasi jangka panjang yang lebih aman dan menguntungkan. Di samping itu, investasi saham akan lebih menguntungkan jika diperlakukan layaknya menabung dengan keuntungan lebih. 

Setidaknya impian hidup nyaman dengan keuangan stabil di 10-15 tahun ke depan dapat terwujud dengan menerapkan konsep ini. 

Resiko lebih rendah dengan memilih perusahaan yang tepat terjadi dalam investasi jangka panjang.


8. Royal Boleh tapi Jangan Sampai Kebablasan

Menjual saham dengan harga Rp 50 perak per lembarnya termasuk harga yang murah. Ketika berinvestasi saham, Anda hanya dapat membeli dalam satuan lot. Di mana satu lor terdiri dari 100 lembar saham.

 Anda membeli satu lot saham dengan harga per lembar hanya Rp 50 perak, artinya Anda hanya perlu membayar 5000 rupiah, dan seketika  Anda memiliki satu saham Anda sendiri. 

Demikian beberapa ulasan yang dapat kami berikan, sebagai nasihat untuk Anda jadikan referensi dalam melakukan transaksi atau hendak membeli saham. Semoga cara di atas  bermanfaat dan berguna bagi Anda yang masih pemula. 

 jika anda punya pengalaman seputar investasi saham silahkan tuliskan kometar anda dibagian kolom komentar, semoga bisa saling berbagi pengalaman serta wawasan seputar investasi saham


Post a Comment for " Cara Investasi Saham yang Menguntungkan di Tahun 2021"