Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

8 Alasan Mengapa Perencanaan Keuangan Pribadi Penting


8 Alasan Mengapa Perencanaan Keuangan Pribadi Penting


Berbicara soal uang, hal yang tidak boleh luput dari perhatian adalah perencanaan keuangan. Dengan memiliki perencanaaan keuangan hidup anda jauh lebih terarah dan standar hidup dapat terus meningkat.

Perencanaan jangka pendek maupun jangka panjang dapat memenuhi tujuan keuangan anda untuk hidup jauh lebih baik dimasa depan.

Meskipun perannya sangat penting, namun banyak yang luput dan melupakan perencanaan keuangan yang menyebabkan kesulitan pada masa depan. Ini karena sebagian otang tidak memahami pentingnya perencanaan keuangan pribadi.

Berikut adalah 10 alasan mengapa perencanaan keuangan pribadi penting.


1. Keamanan Keluarga


Sebagaian orang merasa sudah cukup mencintai keluarga mereka dengan menghabiskan seluruh pendapatan untuk keluarga mereka. Untuk barang baru, liburan, dan lainnya.

Padahal tindakan menghabiskan seluruh gaji bagaimanapun merupakan tindakan ceroboh. Berapapun pendapatan yang didapatkan sudah merupakan kewajiban untuk dialokasikan ke tempat yang tepat.

Misalnya dengan membaginya kedalam tabungan, investasi dan asuransi. Dengan menyiapkan tabungan, anda sudah siap dengan segala kemungkinan terburuk, dengan investasi anda dapat meraih kesuksesan finansial dan menikmati masa tua yang bahagia, dan dengan asuransi anda telah memproteksi diri dan keluarga dari hal yang tidak diinginkan.

Jadi jika anda mencintai keluarga, alokasi aset dapat meningkatkan taraf hidup dan meraih kesuskesan finansial dimasa depan kelak.

8 Alasan Mengapa Perencanaan Keuangan Pribadi Penting

2. Arus Kas Terkendali


Sering sekali ditemui orang menghabiskan banyak uang di awal gaji kemudian kehabisan uang diakhir bulan dan tidak sanggup menanggulangi pengeluaran bahkan sampai berhutang.

Fenomena yang umum terjadi ini sebetulnya mudah diatasi jika memiliki perencanaan keuangan dan daftar belanja bulanan agar keuangan terkendali.

Cashflow atau arus kas menjadi lebih terkendali jika seseorang memiliki perencaanaan keuangan. Karena jika seseorang memiliki perencanaan keuangan, ia telah mengukur apa saja yang harus dikeluarkan di bulan itu dan memonitor pengeluaran yang terjadi.

Dengan daftar pengeluaran bulanan anda dapat mempredikisi sisa uang yang akan anda miliki di akhir bulan sehingga dapat bertahan hingga gaji berikutnya datang.

3. Pemahaman Keuangan


Hal yang menarik dari membuat perencanaan keuangan dan membiasakan menerapakannya adalah anda dapat melihat gambaran besar kehidupan anda sekarang atau nanti.

Maksudnya dengan memiliki tujuan keuangan dan berinvestasi untuk tujuan keuangan itu, anda bisa memprediksi kapan tujuan keuangan itu tercapai. Anda dapat memperkirakan kapan memperoleh kebebasan finansial, dapat melihat efek buruk mengambil tabungan atau investasi dalam kondisi tidak begitu penting.

Dengan tidak mengalokasikan uang, maka tujuan keuangan akan menjadi lebih lama tercapai dan jika pemborosan terjadi, akan terlihat ketidakseimbangan dalam arus kas.

Maka artinya kecerdasan keuangan samakin meningkat. Anda memiliki perspektif baru dalam melihat anggaran, mengontrol gaya hidup, keputusan keuangan yang lebih jeli, terukur dan berorientasi pada tujuan jangka panjang, dan terbiasa mengevaluasi proses dan melihat hasilnya.


Semua ini dapat anda rasakan jika terbiasa membuat perencanaan keuangan, anggaran dan alokasi pendapatan.


4. Membantu Mengidentifikasi Kesalahan Keuangan


Dengan memiliki perencanaan keuangan, anda harus mencatat setiap pengeluaran yang dilakukan. Jika senadainya ada pengeluaran yang sering dilakukan namun tidak begitu berguna, anda dapat segera memperbaiki anggaran anda dan ini sangat membant menghemat pengeluaran.

Jika anda baru pertama kali membuat perencanaan keuangan, mungkin akan ditemui banyak sekali kesalahan mengatur keuangan yang sering dilakukan yang menyebabkan terjadinya pengeluaran yang tidak semestinya.

Dengan memiliki perencanaan keuangan, setiap pengeluaran yang terjadi dapat segera di identifikasi dan jika seandainya terjadi kesalahan maka akan dengan segera disadari untuk diatasi.


8 Alasan Mengapa Perencanaan Keuangan Pribadi Penting

5. Manajemen Resiko Lebih baik


Ada perbedaan antara resiko dan beresiko. Resiko adalah gabungan antara konsekuensi dan akibat yang ditimbulkan. Ada yang memiliki resiko terjadinya rendah konsekuensinya besar misalnya resiko tertimpa helikopeter saat anda membaca ini. Dan resiko kemungkinan terjadinya tinggi dan kosekuensinya rendah misalnya resiko menanggung bau kentut teman sebelah anda.

Beresiko adalah gabungan antara kemungkinan terjadinya besar dan konsekuensinya besar juga. Misalnya apakah seseorang yang memulai bisnis yang tidak dipahaminya dengan hutang US$1 juta kepada pembunuh berantai beresiko?

Belum tentu.

Jika yang memulai bisnis itu adalah Bill Gates, maka hutang US$ 1 juta kepada pembunuh berantai tidak beresiko karena dengan uang seribu triliun rupiah yang dimilikinya hutangnya sangatlah kecil.

Artinya manajemen resiko adalah memperkecil kemungkinan terjadinya hal-hal yang beresiko dan resiko dapat di manajemen terutama jika anda memiliki perencanaan keuangan.

Dengan memiliki perencanaan keuangan, anda telah mengalokasikan pendapatan anda pada tabungan dan ansuransi dan memonitor hutang yang anda miliki serta memiliki ansuransi. Semua itu adalah upaya memanajemen resiko.

6. Mendapatkan ROI (Return Of Investment)


ROI atau pengembalian investasi pada portofolio investasi anda. Di dalam perencanaan keuangan, pastinya anda memiliki alokasi investasi. Alokasi investasi berisi tabungan investasi untuk entah jangka pendek, menengah atau panjang.

Pastinya investasi akan menghasilkan bunga yang menjadi keuntungan anda sebagai investor. Nantinya investasi ini akan semakin bertambah seiring dengan bertambahnya investasi dan lamanya jangka investasi.

Namun sangat disarankan untuk menabungkan bunga yang diperoleh kedalam investasi dengan tidak mengambilnya. Ini dalam jangka panjang sangat berdampak bagus sekali untuk melejitkan keuntungan investasi anda.

7. Siap dalam Keadaan Darurat


Memiliki tabungan untuk dana darurat adalah hal yang wajib dalam perencanaan keuangan. Fungsinya adalah untuk menghadapi hal-hal yang tidak terduga yang tidak diharapkan seperti kecelakaan, bencana alam, kebakaran dan lain sebagainya.

Dengan melakukan perenanaan keuanga dan memiliki dala darurat, kita jauh lebih siap dalam menghadapi hal-hal tidak terduga tersebut.

Bahkan jika seandainya mengalami PHK, seseorang masih dapat bertahan hidup antara 6 – 12 bulan dari tabungan sembari mencari pekerjaan baru. Karena alokasi tabungan adalah sebesar 6 – 12 bulan pengeluaran.

8. Menikmati Masa Pensiun


Menikmati masa pensiun bersama keluarga merupakan cita-citas setiap lansia. Namun kenyataannya jauh lebih banyak orang yang bekerja seumur hidup ketimbang menikmati masa pensiun mereka.

Jika anda ingin menikmati masa pensiun yang indah tanpa perlu bekerja seumur hidup, maka sudah saatnya bagi anda untuk melakukan perencanaaan keuangan kemudian buatlah rencana pensiun anda.

Kami merekomendasikan 10% dari tabungan anda yang dimasukan ke investasi beresiko rendah sebagai tabungan pensiun anda. Dengan demikian masa tua tidak perlu lagi sibuk memikirkan uang dan hari esok karena investasi masa muda yang ditanam telah berbuah manis.


8 Alasan Mengapa Perencanaan Keuangan Pribadi Penting

Kesimpulan


Membuat perencanaan keuangan dan mendisiplikan diri untuk mengikuti perencanaan keuangan tidaklah sulit, namun lihatlah akibat positif dari membuat perencanaan keuangan.

Mulailah dengan mengalokasikan pendapatan anda pada tempat yang tepat seperti tabungan, investasi, dan asuransi. Dan catatlah pengeluaran anda.

Sudah saatnya anda mulai membuat perencanaan keuangan untuk menghadapi hari esok yang lebih baik.

Post a Comment for "8 Alasan Mengapa Perencanaan Keuangan Pribadi Penting"