Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

9 Cara Agar Diendorse di YouTube dan Instagram untuk Pemula



Saat ini menjadi influencer sudah menjadi cita-cita banyak orang. Tidak seperti dulu yang jika kita ingin menjadi selebriti kita harus mengikuti audisi, kini siapapun bisa menjadi artis atau selebriti. Yang diperlukan hanyalah kerja keras.

Dulu orang yang ingin menjadi seleb di internet, hal yang harus dilakukan adalah dengan bloging karena disana seseorang mengekspos kehidupannya.

Kini era konten foto dan video telah datang. Saatnya orang beralih dari platform blog ke Instagram dan YouTube.

Namun uang yang dihasilkan dari iklan YouTube seringkali tidak sebanding dengan usaha pembuatan konten yang dilakukan. 

Oleh sebab itu seseorang harus mencari endorser yang mau mengendorse sebagai pendapatan sampingan diluar iklan YouTube.

Lain halnya dengan Instagram, anda bahkan tidak mendapatkan apapun dengan mengupload konten disana. 

Satu-satunya uang yang bisa dihasilkan dari Instagram adalah menjual produk atau mempromosikan produk orang lain sebagai endorser.

Sebagai pemula masalah utama yang dihadapi adalah tidak ada endorser padahal followers sudah banyak dan konten sudah menarik.


9  Cara Agar Diendorse di YouTube dan Instagram untuk Pemula


Padahal dua hal diatas saja tidak cukup, ada beberapa faktor lainnya yang tidak boleh terlupakan. Berikut diantaranya:

1. Tentukan ceruk pasarnya terlebih dahulu

Cara terbaik untuk mulai menjadi influencer adalah menentukan ceruk pasar atau nice yang akan digeluti. Ini akan menarik orang-orang yang tertarik dengan nice anda sehingga lebih mudah untuk mengembangkan akun.

Ada beragam nice yang bisa dipilih misalnya makanan, wisata, kesehatan, keagamaan, desain, pakaian dan lain sebagainya.

Endorser akan melihat siapa followersnya, jika sesuai dengan target marketnya maka ia akan mau untuk mengendorse.

Demikian sebaliknya mereka yang tidak memiliki nice akan cenderung sulit mendapatkan followers karena konten tidak spesfik dan endorser tidak akan melirik influencer seperti ini. Kecuali memang jika anda memiliki nama yang sudah sangat besar.

2. Kenali followers atau viewers anda

Mengetahui audiens Anda sangat penting untuk meyakinkan endorser agar mau bekerja sama dengan Anda. Ini juga saling menguntungkan bagi Anda jika Anda memahami audiens Anda, Anda dapat mengetahui secara tepat siapa yang mungkin akan tertarik mengendorse anda.

Mulailah dengan mengumpulkan dasar-dasarnya misalnya apa jenis kelaminnya, berapa usianya , dan dimana lokasi geografis demografis mereka berada? 

Manakah dari postingan Anda yang paling mereka sukai? Jam berapa mereka merespons konten yang paling banyak.

Informasi ini akan membantu anda menjalin kerja sama dengan endorser dan meyakinkan mereka. endorser ingin tahu siapa yang bisa mereka jangkau jika mereka mensponsori anda.

Jelaskanlah data yang anda kumpulkan diatas dan yakinkan bahwa imbal baliknya akan sangat menguntungkan. 

Seorang influencer yang memberikan data followersnya secara detail seperti usia, demografis, pekerjaan, jenis kelamin, ketertarikan dan lainnya akan lebih meyakinkan dan menarik ketimbang jika anda mengatakan “Followers saya adalah wanita”.

3. Posting secara konsisten

Ada jutaan konten diupdate  dan jika anda tidak update, dengan mudah akun dan konten anda akan tenggelam diantara lautan konten terbaru.

Algoritma Instagram dan YouTube menyukai mereka yang sering mengupdate konten dan akan merekomendasikan konten-konten terbaru.

Dengan semakin banyak orang baru yang meliahat konten, makin besar peluang mereka akan menjadi followers atau subsriber anda nantinya.

Postinglah saat-saat terbaik memposting yaitu sekitar jam 8 pagi, jam 2 siang dan jam 8 malam. Ini adalah waktu dimana orang orang aktif menggunakan sosial media.

4. Gunakan hashtag dan geotag yang tepat

Hastag membuat konten anda menjadi mudah untuk ditemukan. Gunakanlah hashtag serelevan mungkin dengan konten yang diupload.

Semakin sedikit dan spesifik hashtag digunakan, maka semakin baik. Misalnya hashtag #HidupSehat lebih banyak ketimbang #TipsHidupSehat.

Meski pada YouTube tiak begitu berpengaruh besar, namun dalam Instagram ini sangatlah berpengaruh.

Selain menggunakan hashtag, anda juga bisa menambahkan geotag untuk menandai postingan anda pada daerah tertentu. Ini akan menjangkau daerah demografis tertentu.

Bila anda memposting tentang puncak Bogor, hastag terkait dengan puncak Bogor dan jangan lupa gunakan geotag.

Umumnya endorser akan mencari akun Instagram mana yang cocok untuk bisnis mereka dengan pencarian hashtag. Dengan menggunakan hashtag yang tepat, anda sudah ada dalam radar mereka.


9  Cara Agar Diendorse di YouTube dan Instagram untuk Pemula


5. Posting merek tertentu

Cobalah memposting merek tertentu sebagai trigger atau pengungkit. Jika semuanya sudah pas, mulai dari konten yang relevan, otentik dan berkualitas, followers yang sesuai dengan nice market, saatnya mencoba untuk memposting merek tertentu yang sesuai dengan nice dan followers anda.

Cobalah untuk memposting merek kecil terlebih dahulu sebagai permulaan. Anda bisa mencarinya di Instagram merek yang pernah mengendorse Influencer.

Cobalah untuk memposting produk tersebut dengan bertanya “Beli ini dimanaa?” “Ada yang udah coba produk ini?”.

Dengan memposting seperti ini maka anda membuktikan sebagai mitra yang cocok dan anda akan langsung dilihat oleh merek tersebut dan peluang anda diendorse sangat besar.

6. Sertakan informasi kontak di bio atau deskripsi video anda

Jangan lupa untuk menyertakan kontak untuk dihubungi oleh endorser. Sertakan informasi kontak yang detail, jangan hanya email saja.

Jangan ragu juga untuk mengatakan bahwa anda menerima sponsorship.

Jika anda mempunyai blog, anda juga bisa membuat halaman merek apa saja yang pernah mensponsori anda agar endorser tahu bahwa anda adalah seorang influencer berpengalaman.

7. Cari endorser

Carilah endorser secara aktif. Cari merek yang sesuai dengan nice anda. Dengan cara yang tepat maka anda akan mudah mendapatkan endorser.

Saat mencari endorser, carilah mereka yang Instagramnya cukup aktif yang artinya mereka aktif memasarkan lewat Instagram dan besar kemungkinan menggunakan endorser untuk melebarkan pengaruhnya.

Tidak ada salahnya bekerja sama dengan merek kecil karena ini akan menambah portofolio anda nantinya.

Buatlah daftar siapa saja yang berpeluang untuk anda ajak bermitra dan kirimkan email kepada mereka satu persatu.

Uraikanlah dengan jelas, siapa anda, apa yang anda lakukan, apa keunggulan anda dan akun anda, karakteristik followers anda dan jelaskan mengapa anda cocok untuk mensponsori merek tersebut.

8. Daftar di Sociabuzz.com

Sosiabuzz.com adalah semcam marketplace tempat untuk mempertemukan antara influencer dan endorser. Anda bisa mendaftarkan diri disana secara gratis. Ada beberapa pilihan kategori nice yang bisa anda pilih.

Ini adalah tempat yang ideal bagi pemula yang ingin mendapatkan sponsor dari merek tertentu. Ada sangat banyak influencer yang ada disini. 

Jika anda memiliki ceruk yang spesifik anda akan jauh lebih mengungguli mereka yang tidak memiliki ceruk pasat yang spesifik.

9. Komunikatif

Sederhananya, anda sebagai influencer berniat membantu mereka yang memiliki brand agar brannya semakin dikenal. 

Yakinkanlah bahwa mengendorse anda adalah hal yang sangat menguntungkan bagi bisnis mereka. Selalu respon yang positif dan cepat sebagai bentuk anda profesional.


Post a Comment for " 9 Cara Agar Diendorse di YouTube dan Instagram untuk Pemula"