Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Analisa Usaha Budidaya Sorgum - Lengkap!

Analisa Usaha Budidaya Sorgum



Bagaimana analisa usaha budidaya sorgum? Mengingat, sejauh ini, tidak sedikit masyarakat Indonesia yang membudidayakan tanaman ini.

Meski tanaman ini bukan asli Indonesia, yakni berasal dari wilayah Afrika, tapi peminatnya banyak juga.

Nah dalam artikel ini, saya akan menganalisisnya secara lengkap.

Apa itu sorgum?

Bagi yang belum tahu tentang sorgum, perlu Anda ketahui dulu bahwa ia adalah tanaman biji-bijian yang saat ini banyak dibudidayakan di daerah bercuaca kering dan panas. 

Di Indonesia sendiri tanaman ini sudah lama dikenal oleh para petani, khususnya di NTB, NTT, dan Jawa.

Di Jawa misalnya, sorgum diketahui namanya sebagai cantel. Ia sering ditanam dengan tanaman lainnya.

Sorgum bisa disebut sebagai tanaman yang banyak kegunaannya. Ia berada di peringkat kelima sebagai biji-bijian yang sering ditanam setelah padi, jagung, dan sebagainya.

Analisa usaha budidaya sorgum

Ada beberapa hal yang saya analisa di sini. Berikut penjelasannya;

Tahapan budidaya

1. Jarak menanam antara 70 hingga 20 cm
2. 1 lubang yang dibuat, diisi oleh dua butir biji sorgum
3. Siapkan asam humat 1 liter
4. Bibit resmi sorgum 5kg
5. Bioboost 2 liter per bulan

Analisis biaya

1. Pengeluaran

- Sewa lahan per musim Rp 2.300.000
- Benih Rp 1.600.000
- Bajak tanah  Rp. 875.000
- Upah untuk drainase Rp. 300.000
- Upah dalam tanam  Rp. 300.000
- Beli pupuk Rp. 800.000
- Upahnya Rp. 300.000
- Fungsida Rp. 200.000
- Racun buat rumput Rp. 200.000
- Upah buat semprot Rp. 200.000
- Upah bumbun Rp. 600.000
- Upah panen Rp. 800.000

Total pengeluaran Rp. 8.875.000

2. Pendapatan

Harga jual paling rendah 1200, harga jual tinggi 2500

Jika harga jualnya rendah = Rp.9.600.000,

Kalau harga jualnya tinggi = Rp.20,000.000

3. Hasil

Harga jual rendah, ini hasilnya:

= Rp.9.600.000 – Rp.8.875.000
= Rp. 725.000,

Harga jual paling tinggi, ini hasilnya:

= Rp.20.000.000 - Rp.8.875.000
= Rp.11.125.000.

Peluang usaha budidaya sorgum

Bicara soal peluang usaha, sorgum ini sesungguhnya sudah dikembangkan pada lahan kering yang cukup luas tanahnya, baik di wilayah beriklim basah seperti Sumatera atau Kalimantan maupun di wilayah yang beriklim kering seperti NTT dan Jawa.

Bayangkan saja, luas lahan kering di negara kita sudah diperkirakan 143.9 juta 1 ha. Dari luas lahan ini, 31.5 juta ha adalah lahan kering topografi yang datar serta berombak.

Tanah kering beriklim basah, umumnya bersifat masam. Ia merupakan ciri khas bagi sebagian besar wilayah di Indonesia.

Lahan bertanah masam punya tingkat kesuburan tanah yang sangat rendah, dan bahkan menjadi kendala produksi untuk tanaman pertanian lainnya.

Untuk peluang usahanya sendiri, cukup bagus diaplikasikan. Sebab, ada banyak juga kelebihan saat membudidayakan sorgum di antaranya;

  1. Sorgum bisa diratun. Sehingga dapat dipanen berkali-kali pada satu kali tanam.
  2. Umur panennya cepat, 3-4 bulan.
  3. Menanam sorgum lebih mudah.
  4. Sorgum relatif sedikit dalam pemupukan
  5. Kebutuhan air pun sedikit
  6. Utamanya, sorgum mempunyai produksi biji yang jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan tanaman tebu dan tanaman lainnya
-

Barangkali itu saja analisa usaha budidaya sorgum yang dapat saya sampaikan. Semoga bermanfaat!
Ridwansyah penulis Garut
Ridwansyah penulis Garut Seorang penulis dan blogger Garut. Sudah pernah menerbitkan dua novel. Follow Twitter dan Instagram @aaridwan16.

Post a Comment for "Analisa Usaha Budidaya Sorgum - Lengkap!"